Senin, 20 April 2009

UGM Kembali Luluskan 113 Dokter Hewan Baru

Yogyakarta - Fakultas Kedokteran Hewan UGM kembali meluluskan 113 dokter hewan baru. Upacara pengucapan sumpah profesi dokter hewan berlangsung pada hari Senin (20/4/2009), di gedung Grha Sabha Pramana dipimpin Dekan Fakultas Kedokteran Hewan UGM, Prof. Dr. drh. Bambang Sumiarto, S.U., M.Sc. Dengan demikian sejak berdirinya FKH UGM telah berhasil meluluskan 3.448 dokter hewan, terdiri dari 1.987 pria dan 1.461 wanita.

Dari 113 dokter hewan yang dilantik pada periode April 2009 ini terdiri dari 50 pria dan 63 wanita. Lulusan termuda diraih oleh drh. Joko Purnomo yang berhasil meraih gelar profesi dokter hewan pada usia 22 tahun 7 bulan. Sedangkan lulusan terbaik diraih oleh drh. Agna Dinnah Lantria dengan IPK 3,49 dan nilai 505,80. Pada periode kali ini rata-rata lama studi jenjang profesi adalah 1 tahun 2 bulan dengan waktu studi tercepat selama 1 tahun 2 bulan dan terlama 1 tahun 7 bulan. Sementara untuk lama studi dokter hewan, rata-rata 6 tahun dengan waktu studi tercepat 5 tahun 9 bulan dan terlama 12 tahun 1 bulan.

“60% dokter hewan baru pada periode ini telah terserap di dunia kerja baik di pemerintahan maupun swasta. Hal ini tentunya menjadi kabar yang sangat menggembirakan dan juga membanggakan bagi Fakultas kedokteran Hewan karena bisa menghasilkan lulusan yang berkualitas dan diterima di masyarakat,” tegas Bambang Sumiarto dalam sambutannya.

Prof. Dr. drh. Bambang Sumiarto, S.U., M.Sc., mengatakan bahwa profesi dokter hewan merupakan sebuah keahlian khusus kedokteran yang secara hukum merupakan kewenangan khusus untuk bersikap dan bertindak sesuai rambu profesi dan kaidah keilmuannya untuk mengatasi penyakit pada hewan yang bisa menjadi sumber penyakit bagi manusia dan masyarakat. Profesi dokter hewan merupakan suatu profesi yang mulia karena dengan menjadi dokter hewan rofesional yang berwawasan global bisa mewujudkan masyarakat yang sehat dan sejahtera melalui kesehatan hewan (manusya mriga satwa sewaka). “Oleh sebab itu jangan dilupakan tugas saudara sebagai dokter hewan sebagai fungsi veteriner yaitu memberi jaminan keamanan pangan asal hewan (food security), memberikan jaminan kesehatan manusia dari resiko gangguan kesehatan karena makanan pangan asal hewan (food safety) atau penyakit yang berasal dari hewan, dan memberikan layanan medik veteriner yang berperan menjaga kesehatan hewan untuk kepentingan kesehatan manusia, masyarakat, serta lingkungan”, jelasnya.

Sebagai dokter hewan baru, lanjut Bambang Sumiarto, harus siap untuk terjun ke seluruh penjuru nusantara untuk memenuhi kebutuhan tenaga kesehatan hewan yang hingga saat ini jumlahnya masih belum mencukupi. Dokter hewan juga harus siap mengembangkan paradigma baru kesehatan hewan yang berorientasi kesehatan dari kesehatan individu ke kesehatan kelompok Lebih lagi, harus siap menghadapi dinamika pasar jasa medis veteriner yang cenderung semakin profesional.

Dalam kesempatan tersebut, Bambang Sumiarto juga menyampaikan himbauannya kepada para lulusan dokter hewan baru untuk selalu menjunjung komitmen terhadap ilmu dan pengembangan teknologi di bidang veteriner dan bidang lain yang terkait serta menjunjung tinggi profesionalisme sebagai dokter hewan. Disamping itu juga terus mengobarkan rasa kegajahmadaan dan memelihara nilai-nilai luhur yang telah diwariskan oleh pendiri UGM.

“Lulusan FKH UGM harus bekerja jujur, ulet tulus, dan terus mnerus yang menjadi ciri kegajahmadaan. Seperti yang dikatakan Mahapatih Gadjah Mada “Ginong prati dina, ginong prati dina, ginong prati dina”. “Dibuat besar saban hari”. Jadi teruslah untuk berkarya,” tandasnya.

Tidak ada komentar: