Senin, 08 Agustus 2011

Mafia Pengemis Harus Dipidanakan

Yogyakarta - Mafia pengemis dengan cara mempekerjakan anak-anak usai bawah umur untuk mengemis di jalan-jalan sudah sangat meresahkan. Menteri Sosial, Salim Segaf Al-Jufri setuju dan mendukung penuh upaya mempidanakan pengemis yang membawa anak kecil agar ada perasaan iba dan kasihan .

"Kalau ada pengemis begitu, memang harus dipidanakan," kata Salim menjawab pertanyaan wartawan seusai acara penyerahan jatah Jaminan Hidup (jadup) bagi warga korban Merapi di rumah dinas Bupati Sleman di Beran, Sleman, Senin (8/8/2011).

Menurut dia, para pengemis di jalan-jalan yang membawa anak kecil itu ternyata tidak melakukan sendiri saat beroperasi. Namun dibelakangnya adalah mafia, atau orang yang jadi backing.

Dia mengatakan hukuman pidana itu bukan diperuntukkan bagi anak-anak. Namun diberikan kepada orang-orang yang membawa atau mempekerjakan anak-anak tersebut. Untuk mencegahnya, pihaknya sudah membuat edaran kepada seluruh Gubernur di Indonesia ini agar jangan merazia anak-anak kecil di jalanan.

"Orang tuanya yang ditindak, sedang anak-anak harus dengan pendekatan persuasif," katanya.

Menurut dia, anak-anak yang terpaksa turun di jalanan juga memiliki faktor yang beragam. Oleh karena itu butuh pendekatan yang berbeda untuk mengentaskan mereka.

"Kalau merazia anak di jalanan itu melanggar hak asasi anak. Kami sedang merumuskan strategi dan pendekatan yang lain untuk pengentasan anak dari jalanan. Kami berharap pada tahun 2014 mendatang sudah tidak ada lagi anak-anak yang meminta-minta di jalanan," pungkas dia.

Tidak ada komentar: