Kamis, 11 Agustus 2011

Stok Beras Untuk Lebaran Cukup

Tim Pemantau Harga dan Stok Bahan Pokok Propinsi DIY memastikan sampai dengan H+7 lebaran, stok kebutuhan bahan pokok masih mencukupi. Sementara berdasarkan pemantauan harga kebutuhan pokok di beberapa pasar menunjukkan kecenderungan yang masih stabil.

Pengawas Barang Beredar dan Perlindungan Konsumen, Disperindagkop dan UKM Propinsi DIY, Sugiyono mengungkapkan, sampai dengan hari ini diketahui harga kebutuhan pokok dan ketersediaan barang masih stabil. Gejolak harga diprediksi baru akan terjadi pada minggu ketiga puasa atau H-7 lebaran.

"Gejolak harga baru akan terjadi sekitar satu minggu sebelum lebaran. Hal ini dikarenakan adanya peningkatan jumlah pemudik yang masuk ke Yogyakarta dan berdampak pada tingginya permintaan kebutuhan pokok. Namun dipastikan untuk stok barang, sampai H+7 lebaran masih aman," ujarnya di komplek Kepatihan, Kamis (11/8).

Sementara itu, berdasarkan hasil pemantauan harga dan stok kebutuhan pokok di tiga pasar, yakni Pasar Gamping Sleman, Wates Kulonprogo dan Beringharjo Yogyakarta menunjukkan situasi pergerakan harga yang stabil. Kebutuhan bahan pokok tertentu seperti telur, bahkan mengalami penurunan harga.

Kabag Analisa Kebijakan dan Produktivitas Biro Administrasi Perekonomian dan SDA Propinsi DIY, Drs Sultoni Nurifah menuturkan, untuk harga telur di beberapa pasar memang cenderung turun. Seperti di pasar Beringharjo yang berkisar Rp 14.000 sampai Rp 14.500 per kilogram. "Padahal harga telur tersebut sebelumnya berkisar antara Rp 15.000 sampai Rp 16.000 per kilogram," katanya.

Disebutkan, untuk harga kebutuhan pokok lain, hingga saat ini secara umum juga masih stabil. Pada komoditas beras medium IR 2 berkisar Rp 6.500 dan beras premium mentik wangi Rp 8.200. Gula pasir coklat seharga Rp 9.500 dan gula pasir putih Rp 9.500. Bawang merah seharga Rp 7.000, bawang putih Rp 7.500 dan bawang putih cutting Rp 9.000.

Di kelompok daging, harga untuk satu kilogram daging sapi cukup bervariasi. Diantaranya di pasar Beringharjo Rp 62.000, pasar Wates Rp 65.000, dan pasar Gamping Rp 60.000. Ayam potong di pasar Beringharjo Rp 25.000, di pasar Wates Rp 22.000 dan pasar Gamping Rp 24.000. Ayam kampung di pasar Beringharjo Rp 38.000, pasar Wates Rp 46.000, dan pasar Gamping Rp 40.000.

Untuk harga LPG kemasan 3 kilogram berkisar antara Rp 14.000 sampai Rp 15.000. Sedangkan kemasan 12 kilogram berkisar Rp 75.000 sampai Rp 77.000. Tepung segitiga biru Rp 6.700 sampai Rp 7.000 dan tepung cakra Rp 7.000 sampai Rp 7.200.

Pada kebutuhan minyak, harga minyak curah berkisar Rp 8.500 sampai Rp 9.000, minyak kemasan bimoli Rp 13.500 sampai Rp 14.500, minyak Filma Rp 13.000 sampai Rp 14.500, minyak goreng hemat Rp 12.000 dan minyak Sania Rp 12.500. "Untuk mengendalikan gejolak peningkatan harga, pada H-7 lebaran nanti kami akan menggelar operasi pasar agar harga kebutuhan pokok dapat menjangkau masyarakat," imbuhnya

Tidak ada komentar: