Selasa, 27 September 2011

Dies ke-65, Fakultas Pertanian Berupaya Terus Maju

Memasuki usia yang ke-65, Fakultas Pertanian berupaya untuk bergerak maju. Fakultas Pertanian terus berusaha berbenah diri dan bertekad untuk mewujudkan visinya menjadi lembaga pendidikan tinggi pertanian dan perikanan yang unggul baik nasional maupun global berbasis penelitian yang berorientasi pada kepentingan bangsa dan kesejahteraan masyarakat berdasar Pancasila.
“Usia 65 tahun bagi manusia merupakan usia yang sangat matang. Namun demikian bagi sebuah lembaga pendidikan tinggi, usia 65 tahun masih berada pada fase eksponensial, artinya berpotensi untuk menjadi jauh lebih maju masih terbuka lebar,” kata Dekan Fakultas Pertanian, Prof. Ir. Triwibowo Yuwono, Ph.D., Selasa (27/9) saat membacakan laporan dekan di Auditorium kampus setempat.
Trwibowo menyebutkan kecenderungan saat ini mendorong fakultas untuk lebih giat dalam melakukan penyempurnaan sistem pendidikan tinggi pertanian. Meskipun terdapat peningkatan jumlah mahasiswa baru di Fakultas Pertanian selama beberapa waktu terakhir , tetap diperlukan persiapan yang matang guna mengadapi berbagai tantangan yang menghadang.
Dalam kesempatan tersebut Triwibowo mengungkapkan adanya peningkatan jumlah mahasiswa yang terdaftar pada program sarjana di Fakultas Pertanian UGM selama tiga tahun terakhir. Jumlah mahasiswa baru tahun 2011 sebanyak 400 orang, mengalami peningkatan dari tahun sebelumnya yaitu 314 orang (2010), 337 orang (2009) dan 287 orang (2008). “Hal ini cukup menggembirakan karena minat terhadap ilmu pertanian relatif cukup tinggi,” jelasnya.
Sementara pada program pascasarjana jumlah mahasiswa yang terdaftar relatif sedikit dibanding program sarjana. Pada tahun 2011 tercatat sebanyak 39 orang mahasiswa program S2 dan 30 orang mahasiswa pada program S3. “ Rendahnya peminta pada program pascasarjana dikarenakan orientasi pendidikan pascasarjana Fakultas Pertanian UGM selama ini cenderung konservatif dan berorientasi teknis, sementara pendidikan pascasarjana yang memerikan orientasi pada sistem manajemen kurang dipikirkan. Untuk mengantisipasi rendahnya jumlah mahasiswa baru program pascasarjana ini perlu dipikirkan kemungkinan re-orientasi pendidikan pascasarjana, pengembangan minat studi yang memberikan peluang mahasiswa untuk mengembangkan pendekatan manajemen dalam bidang keilmuan tertentu,”paparnya.
Dalam bidang penelitian, pada tahun 2011 Fakultas Pertanian UGM mengalokasikan dana penelitian sebesar Rp. 270 juta. Dana tersebut dialokasikan untuk membiayai 27 judul penelitian yang berbasis pada pengembangan laboratorium. Sementara itu hingga bulan agustus 2011 tercatat 59 judul penelitian yang diusulkan oleh staf pendidik di Fakultas Pertanian UGM yang telah disetujui pendanaanya. Adapun jumlah total dana penelitian adalah Rp. 8.649.770.000 meningkat dari dana penelitian tahun 2010 sebesar Rp. 4.373.477. Sementara untuk kegiatan penelitian tingkat mahasiswa, pada tahun 2011 ini terdapat 11 tim program kreativitas mahasiswa (PKM) yang berhasil mendapatkan dana dari DIKTI sebesar Rp. 63,3 juta.
Triwibowo menambahkan, sampai saat ini Fakultas Pertanian memiliki tenaga pendidik aktif sebanyak 125 orang yang terdiri dari 120 PNS, 2 CPNS dan 3 swadana. Sedangkan untuk tenaga kependidikan 116 orang PNS dan 28 honorer.

Tidak ada komentar: