Senin, 19 September 2011

DPT Pemilukada Kota Yogyakarta Bertambah 32 Orang

KPU Kota Yogyakarta memutuskan menambah jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pemilukada Kota Yogyakarta sebanyak 32 orang. Dengan penambahan ini, maka DPT yang telah ditetapkan pada bulan Agustus sebanyhak 322.840 orang, kini bertambah menjadi 322.872 orang.

Koordinator Divisi Organisasi, SDM dan Rumahtangga KPU Kota Yogyakarta, Wawan Budiyanto menjelaskan, jumlah pemilih bertambah karena ada pemilih yang tercecer, semisal ada dalam daftar pemilih sementara (DPS) namun tidak masuk dalam DPT. Selain itu, ada pula pemilih yang masuk dalam DPT terbaru karena ada laporan dari warga masyarakat jika ada warga yang punya hak pilih namun belum terdaftar dalam DPT.

"Perubahan DPT ini masih sesuai dengan aturan yang menyatakan maksimal DPT berubah sampai H-7 pemilihan suara. Yang terbanyak tambahan dari Pakualaman, sebanyak 12 orang," ujar Wawan di kantor KPU setempat, Senin (19/9).

Sementara itu Ketua KPU Kota Yogyakarta, Nasrullah menjelaskan pula, sebelumnya memang sempat ditemukan 20.096 surat suara yang rusak. Namun sudah diadakan perbaikan dan tidak ditemukan lagi surat suara yang mengalami kerusakan mayor.

"Yang ada hanya kerusakan minor, seperti lubang kecil tak kasat mata, yang dapat dibedakan jelas dengan hasil coblosan paku. Kalau ada surat suara yang seperti itu tetap dinyatakan sah," ujarnya.

Nasrullan menambahkan, pihaknya tidak akan membuat TPS khusus di rumah sakit. Meski demikian, pihak rumah sakit di Kota Yogyakarta sudah diimbau untuk melayani setiap pasien yang memiliki hak pilih dan memberi kesempatan karyawan yang bekerja pada hari H pemilihan untuk menggunakan hak pilih.

"Rumah sakit akan menyediakan surat suara dari TPS yang terdekat di rumah sakit. Syaratnya pemilih harus mempunyai kartu pemilih dan formulir A8-KWK. KPU atau surat keterangan untuk memberikan suara di TPS lain dalam pemilukada," pungkasnya

Tidak ada komentar: