Jumat, 07 Oktober 2011

Jelang Pernikahan, Calon Mempelai Tambah Rajin Olahraga

Yogyakarta - Menjelang pernikahan (Royal Wedding) putri bungsu Raja Keraton Ngayogyakarto Hadiningrat, kedua calon mempelai rajin berolah raga dan minum jamu. Sebab saat prosesi pernikahan selama hampir 4 hari itu akan melelahkan karena banyak menguras tenaga dan pikiran.

"Saya sudah siapkan stamina dengan terus berolahraga tiap hari termasuk bersepeda tiap hari," ungkap Achmad Ubaedillah yang saat ini telah bergelar KPH Yudanegara kepada wartawan di sela-sela persiapan di Kraton Kilen, Kompleks Kraton Ngayogyakarto, Jumat (7/10/2011).

Hal senada juga dikatakan Gusti Kanjeng Ratu (GKR) Bendara atau (Nurastuti Wijareni) yang saat itu hadir bersama calon suaminya saat bertemu dengan ratusan media akan akan meliput Royal Wedding pada tanggal 16-18 Oktober 2011.

"Saya juga harus jaga kesehatan, mengurangi beberapa makanan yang digoreng dan rajin minum jamu-jamuan," kata Jeng Reni panggilan akrabnya.

Menurut Ubay, dirinya dapat mempersunting putri kraton hanya bermodal keyakinan. "Kalau mimpi tidak sama sekali," ungkapnya.

Saat pacaran selama lebih dari 3 tahun lanjut dia, dijalaninya seperti biasa dan mengalir biasa layaknya pertemanan. Meski sempat dipisahkan dengan jarak karena Bendara masih meneruskan studinya di Swiss.

"Semua kami jalani biasa saja. Mengalir saja. Saya hanya berdoa semoga saya mendapat pendamping yang terbaik. Dan pendamping terbaik saya adalah Jeng Reni," katanya.

Menurut dia setelah resmi berpacaran dengan Jen Reni, pada tahun 2009, dia sudah menyaksikan jalannya pernikahan kakak Reni nomer 3. Bedanya kalau pernikahan yang dulu hanya satu tempat di kraton saja. Sedangkan yang sekarang ini dua tempat yakni di kraton dan Kepatihan.

"Tadi siang sebelum Jumatan saya sudah ke Bangsal Kepatihan untuk melihat persiapanya tempat resepsi. Alhamdulilah sudah 100 persen siap," pungkas Yudanegara.

Tidak ada komentar: