Kamis, 13 Oktober 2011

Jogja Fashion Weeek 2011 Jembatan Pemasaran Desain Etnik Lokal

Ajang pagelaran busana terbesar di DIY, Jogja Fashion Week (JFW) 2011 akan menampilkan karya-karya busana terbaik dari 53 desiner terpilih bertemakan 'In Vintage' di Hall B dan C Jogja Expo Center (JEC) pada 2 hingga 6 November 2011 mendatang. Kegiatan fashion tahunan JFW 2011 ini sebagai fasilitator antara pengrajin, desainer dengan konsumen yang mengusung etnik lokal.

Ketua Pelaksana JFW 2011, Afif Syakur mengatakan kegiatan ini akan diikuti 53 peserta yang telah diseleksi dari sekitar 80-an peserta yang telah mendaftar baik yang diharapkan dapat ikut membantu mewujudkan Yogyakarta sebagai gerbang fashion nusantara.

"Seiring menjamurnya desainer yang perlu diacungi jempol. Dinamika perjalanan JFW ditahun ke-6 kali ini mengangkat teama 'In Vintage' dengan konsistensi untuk mempertahankan hasil karya luhur tradisi budaya bangsa Indonrsia serta meningkatkan produk dalam negeri pada kelestarian alam semesta," ujarnya di Yogyakarta, Kamis (13/10).

Afif mengungkapkan tema besar yang diambil tetap unsur kelokalan nusantara yaitu batik dengan unsur etnik yang menarik. Di tengah makin pesatnya perkembangan industri fashion yang juga dapat mendukung dunia pariwisata, pagelaran ini dapat dijadikan sebagai sarana penghubung antara pengrajin dengan desainer kemudian desainer dengan konsumen. Meskipun karya busana tidak lepas dari garis rancangan individual dimana ciri khas dari masing-masing perancang akan keluar merupakan ujung tombak kesuksesannya.

"Fashion saat ini bukan sekedar tontonan tetapi bisa dinikmati, untuk itu dengan adanya JFW akan terjadi ekspan produk dimana menjamurnya desainer akan berlomba-lomba menjadi ajang promosi dan presentasi," katanya

Dengan tema In Vintage merupakan kekuatan tradisi masa lalu yang megah dan mewah dalam garis rancang populer ready to wear, bersaing dalam kualitas dipasar bebas lokal maupun internasional maka JFW akan meneruskan konsep gelar busana siap pakai yang dibalut nuansa vintage yang eco-fashion,

Diharapkan dengan adanya tampilan busana karya masing-masing desainer yang terlibat dapat bermanfaat bagi semua kalangan dan pangsa pasarnya masing-masing. Sehingga akan menonjolkan daya saing yang sehat dan berorientasi bisnis, efisien dan ekonomis. Rangakaian acara JFW ini juga meliputi, pameran dagang, lomba cita busana, karnaval dan peragaan busana nantinya.

"Setidaknya kami bercita-cita desain etnik lokal yang kita miliki dapat go nasional dan go internasional nantinya," pungkasnya.

Tidak ada komentar: