Senin, 30 April 2012

Moge Tabrak Warga, Motor Masih Ditahan di Polres Kulonprogo

Yogyakarta - Kasus tabrakan antara anggota rombongan motor gede (moge) Harley Davidson yang menewaskan satu orang dan dua warga Kulonprogo tiga hari lalu diselesaikan secara kekeluargaan. Namun semua motor termauk moge masih diamankan di Mapolres Kulonprogo untuk barang bukti dan penyelidikan. "Sudah diselesaikan secara kekeluargaan pada hari Sabtu (28/4/2012) kemarin oleh anggota klub yang bersangkutan," kata Kanit Laka Lantas Polres Kulonprogo, Ipda Didik Purwanto, Senin (30/4/2012). Menurut dia, saat ini polisi masih melakukan penyelidikan peristiwa kecelakaan yang menewaskan Parlan Hadi Pranoto (75) dan korban luka Petrus Kusumo (50) warga Depok 2, Panjatan. Kecelakaan tersebut terjadi di Desa Sogan Kecamatan Wates pada hari Kamis (26/4/2012). Demikian pula kasus kecelakaan yang terjadi di daerah Demen, Temon dengan korban Ervina Mulatsih pada hari Jumat (27/4/2012) dengan korban luka patah. "Sampai saat ini kita masih melakukan pemeriksaan saksi maupun di TKP," kata Didik. Didik juga membantah adanya informasi bila moge yang mengalami kecelakaan tersebut sudah diambil pemilik atau klub moge tersebut. Semua kendaraan yang terlibat kecelakaan saat ini masih diamankan di Mapolres. "Tidak benar, semua motor masih kita amankan di sini (Polres Kulonprogo-red)," katanya. Sementara itu dari penelusuran detikcom, dua moge HD yang terlibat kecelakaan maut tersebut berwarna merah nopol B 3000 DZ yang dikendarai HH (44) warga Bandung, Jawa Barat dan moge HD nopol B 6060 SES dengan pengendara DD (45) warga Bekasi. Sementara itu motor yang dikendarai Petrus yang menewaskan Parlan adalah Yamaha Mio hitam nopol AB 2637 AC serta motor milik Ervina Honda Supra Fit AB 3109 BL.

Tidak ada komentar: