Toko kembang api Bola Party City di Jalan Kiai Mojo No 45, Tompeyan, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta, Yogyakarta, terbakar. Suara ledakan terdengar berkali-kali. Api pun merembet ke ruko-ruko sebelah.
Api terlihat sekitar pukul 09.20 WIB disertai ledakan kembang api dan petasan ke udara. Suara ledakan keras pun terdengar hingga radisu 2 km. Penyebab kebakaran sampai saat ini belum diketahui dan petugas kepolisian tengah melakukan olah TKP. Namun berdasarkan beberapa saksi mata dari karyawan, ledakan terdengar dari gudang kembang api milin Ny Ayem.
Sedikitnya 7 buah mobil PBK dari pemkota Yogyakarta dan Pemkab Sleman silih berganti memadamkan kobaran api yang berada di pemukiman padat tersebut. Ratusan kardus kembang api, ludes.
Selain toko kembang api, si jago merah juga melahap toko roti. Di sebelah toko tersebut, terdapat ruko berisi tabung gas. Pemilik dan warga sekitar segera menyelamatkan barang-barang tersebut.
Ruas jalan Kyai Mojo mulai dari simpang empat Pingit hingga simpang empat Jati Kencana, Bener, Tegalrejo juga masih ditutup oleh polisi. Sedikitnya 6 mobil PBK
Kota Yogyakarta, Sleman dan mobil tangki air milik PDAM Tirta Marta silih berganti memadamkan gudang kembang api tersebut.
Selasa, 28 Februari 2012
Tokonya Terbakar, Pemilik Toko Kembang Api Shock
Yogyakarta - Ny Ayem (65) pemilik toko kembang api Bola Party City di Jl Kyai Mojo No 45, Tompeyan, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta sempat shock melihat salah usahanya terbakar. Toko tersebut merupakan salah satu toko/distributor kembang api terbesar di Yogyakarta dan Jawa Tengah selatan yang melayani penjualan/pemesana kembang api berbagai ukuran untuk kegiatan pesta.
Bangunan rumah seluas 700 meter persegi dengan 3 lantai yang juga menjadi tempat tinggal dan usaha lain seperti toko roti dan kelontong itu terbakar sekitar pukul 09.10 WIB. Lantai tiga paling atas juga digunakan untuk usaha sarang burung walet.
Saat api masih menyala dan membakar sebagian bangunan dan gudang tempat penyimpanan kembang api, dia bersama anggota keluarga dan karyawan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan.
"Ora apa-apa. Ora apa-apa. Iki mung musibah (Ini hanya musibah-red). Sing penting slamet," kata Ny Ayem kepada keluarganya sambil duduk di pendopo Kecamatan Tegalrejo yang berada sekitar 50-an meter timur rumahnya di jl Tompeyan.
Dia masih tampak bingung dan kalut, ketika beberapa orang anggota keluarganya mengajak untuk beristirahat di Pendopo Kecamatan. Sambil duduk di kursi kayu dia menyeka keringat yang bercucuran karena ikut menyelamatkan harta bendanya.
Setelah ditenangkan oleh anggota keluarganya, tak lama kemudian Ny Ayem kembali masuk ke rumah lagi. Bersama anggota keluarganya, dia menunjukkan kepada petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) gudang dan ruanganya yang belum dijangkau petugas. Saat memadamkan beberapa kali terjadi ledakan kembang api ke udara dengan keras.
Ratusan kardus kembang api berbagai ukuran dikeluarkan ke tengah jalan di Jl Kyai Mojo. Sebagian lagi melalui pintu samping rumah bagian timur di Jl Tompeyan. Kembang api tersebut kemudian dikumpulkan di Pendopo Kecamatan Tegalrejo bersama ratusan ekor hewan melata seperti ular sanca berbagai ukuran, reptil kura-kura. Berbagai macam hewan itu adalah milik anak Ny Ayem yang dipelihara dan diperdagangkan.
Bangunan rumah seluas 700 meter persegi dengan 3 lantai yang juga menjadi tempat tinggal dan usaha lain seperti toko roti dan kelontong itu terbakar sekitar pukul 09.10 WIB. Lantai tiga paling atas juga digunakan untuk usaha sarang burung walet.
Saat api masih menyala dan membakar sebagian bangunan dan gudang tempat penyimpanan kembang api, dia bersama anggota keluarga dan karyawan berusaha menyelamatkan barang-barang berharga yang masih bisa diselamatkan.
"Ora apa-apa. Ora apa-apa. Iki mung musibah (Ini hanya musibah-red). Sing penting slamet," kata Ny Ayem kepada keluarganya sambil duduk di pendopo Kecamatan Tegalrejo yang berada sekitar 50-an meter timur rumahnya di jl Tompeyan.
Dia masih tampak bingung dan kalut, ketika beberapa orang anggota keluarganya mengajak untuk beristirahat di Pendopo Kecamatan. Sambil duduk di kursi kayu dia menyeka keringat yang bercucuran karena ikut menyelamatkan harta bendanya.
Setelah ditenangkan oleh anggota keluarganya, tak lama kemudian Ny Ayem kembali masuk ke rumah lagi. Bersama anggota keluarganya, dia menunjukkan kepada petugas Pemadam Bahaya Kebakaran (PBK) gudang dan ruanganya yang belum dijangkau petugas. Saat memadamkan beberapa kali terjadi ledakan kembang api ke udara dengan keras.
Ratusan kardus kembang api berbagai ukuran dikeluarkan ke tengah jalan di Jl Kyai Mojo. Sebagian lagi melalui pintu samping rumah bagian timur di Jl Tompeyan. Kembang api tersebut kemudian dikumpulkan di Pendopo Kecamatan Tegalrejo bersama ratusan ekor hewan melata seperti ular sanca berbagai ukuran, reptil kura-kura. Berbagai macam hewan itu adalah milik anak Ny Ayem yang dipelihara dan diperdagangkan.
Massa FPI Yogya Nyaris Bentrok, Saat Ketuanya Disidang
Yogyakarta - Ketua Front Pembela Islam (FPI) DIY, Bambang Tedy hari ini menjalani sidang kedua atau sidang lanjutan kasus penganiayaan di Pengadilan Negeri (PN) Kota Yogyakarta, Selasa (28/2/2012).
Sebelum sidang berlangsung ratusan massa FPI DIY yang mengawal Bambang Tedy nyaris bentrok dengan massa Front Jihad Islam (FJI) yang memberikan dukungan terhadap saksi korban, Ny Erna Efriyanti.
Terdakwa Bambang Tedy datang ke PN Kota Yogyakarta dengan dikawal massa pendukungnya yang datang mengendarai truk, minibis, 2 buah jeep dan puluhan sepeda motor. Massa FPI sebagian besar mengenakan kaos putih lengan panjang bertuliskan FPI DIY.
Di Jl Kapas depan kantor PN Yogya kedua massa FPI dengan FJI sempat bertemu. Mereka sempat saling provokasi dan terjadi aksi saling lempar batu. Namun akhirnya berhasil dilerai oleh ratusan aparat kepolisian yang menjaga ketat sekitar PN. Kedua massa tidak diperbolehkan memasuki gedung pengadilan. Mereka akhir hanya menunggu duduk bergerombol di luar pagar kantor pengadilan.
Sidang kedua dengan agenda pemeriksaan saksi dipimpin majelis hakim Muhammad Nurzaman SH. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) diantaranya Kardi SH dan Aliansyah SH. Terdakwa Bambang Tedy didampingi penasehat hukumnya Rizki Mahendra SH.
Saksi yang diperiksa adalah saksi korban Erna Efriyani dan dua orang saksi lain yakni Suhartono dari bagian penitipan barang, Sugito dari satpam dan seorang kasir sebuah Supermarket di Jl HOS Cokroaminoto, Tegalrejo Yogyakarta.
Saat para saksi memberikan keterangan di hadapan majelis hakim, suasana sidang cukup tegang. Namun sidang tetap berjalan lancar hingga semua pemeriksaan saksi selesai.
Sidang dengan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan terdakwa berawal dari kasus hutang piutang antara korban Erna Efriyanti dengan istri terdakwa Ny Sebrat Haryanti. Terdakwa tidak senang kasus tersebut dilaporkan hingga ketua FPI Pusat Habib Riziq sehingga terjadi kasus penganiayaan di supermarket pada tanggal 17 November 2011. JPU mendakwa terdakwa dengan pasal berlapis, yaitu pasal 351 ayat 1 KUHP, pasal 335 ayat 1 ke-1 KUHP dan pasal 315 KUHP.
Sebelum sidang berlangsung ratusan massa FPI DIY yang mengawal Bambang Tedy nyaris bentrok dengan massa Front Jihad Islam (FJI) yang memberikan dukungan terhadap saksi korban, Ny Erna Efriyanti.
Terdakwa Bambang Tedy datang ke PN Kota Yogyakarta dengan dikawal massa pendukungnya yang datang mengendarai truk, minibis, 2 buah jeep dan puluhan sepeda motor. Massa FPI sebagian besar mengenakan kaos putih lengan panjang bertuliskan FPI DIY.
Di Jl Kapas depan kantor PN Yogya kedua massa FPI dengan FJI sempat bertemu. Mereka sempat saling provokasi dan terjadi aksi saling lempar batu. Namun akhirnya berhasil dilerai oleh ratusan aparat kepolisian yang menjaga ketat sekitar PN. Kedua massa tidak diperbolehkan memasuki gedung pengadilan. Mereka akhir hanya menunggu duduk bergerombol di luar pagar kantor pengadilan.
Sidang kedua dengan agenda pemeriksaan saksi dipimpin majelis hakim Muhammad Nurzaman SH. Sedangkan jaksa penuntut umum (JPU) diantaranya Kardi SH dan Aliansyah SH. Terdakwa Bambang Tedy didampingi penasehat hukumnya Rizki Mahendra SH.
Saksi yang diperiksa adalah saksi korban Erna Efriyani dan dua orang saksi lain yakni Suhartono dari bagian penitipan barang, Sugito dari satpam dan seorang kasir sebuah Supermarket di Jl HOS Cokroaminoto, Tegalrejo Yogyakarta.
Saat para saksi memberikan keterangan di hadapan majelis hakim, suasana sidang cukup tegang. Namun sidang tetap berjalan lancar hingga semua pemeriksaan saksi selesai.
Sidang dengan kasus dugaan penganiayaan yang dilakukan terdakwa berawal dari kasus hutang piutang antara korban Erna Efriyanti dengan istri terdakwa Ny Sebrat Haryanti. Terdakwa tidak senang kasus tersebut dilaporkan hingga ketua FPI Pusat Habib Riziq sehingga terjadi kasus penganiayaan di supermarket pada tanggal 17 November 2011. JPU mendakwa terdakwa dengan pasal berlapis, yaitu pasal 351 ayat 1 KUHP, pasal 335 ayat 1 ke-1 KUHP dan pasal 315 KUHP.
FPI-FJI Bentrok, Wartawan TVOne Kena Lempar Batu
Yogyakarta - Nuryanto (33) kameraman TVOne terkena lemparan batu saat terjadi bentrokan saling lempar batu antara massa Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta dengan Front Jihad Islam (FJI) Yogyakarta di Pengadilan Negeri Yogyakarta, Selasa (28/2/2012). Akibatnya dia menderita luka sobek di pelipis kiri.
Nuryanto terkena lemparan batu seusai meliput sidang Ketua FPI Yogyakarta, Bambang Tedi yang diajukan ke meja hijau karena kasus penganiyaan.
Aksi lempar batu terjadi seusai sidang berakhir denga agenda pemeriksaan para saksi sekitar pukul 14.15 WIB. Seusai massa FPI Yogya dengan FJI saling ejek dan provokasi. Meski sudah dilerai dan dihalau polisi, aksi saling lempar batu tetap terjadi.
Saat mengambil gambar menggunakan handycam dari dekat pagar kantor Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta di jl Kapas itu, Nuryanto terkena lemparan batu. Dia mengaku tidak tahu dari arah mana lemparan batu tersebut. Namun seketika itu juga pelipis kirinya langsung perih dan mengeluarkan darah.
Nuryanto oleh beberapa teman wartawan dan petugas keamanan di kantor PN langsung membawa menuju salah satu ruangan di kantor PN. Di tempat itu, dia mendapatkan perawatan sementara agar pendarahan atau luka di pelipis kirinya tidak semakin parah.
"Saya saat itu berada di luar pagar kantor PN dan arah lemparan batu dari dalam setelah penonton sidang selesai menyaksikan sidang Bambang Tedi," katanya.
Nuryanto terkena lemparan batu seusai meliput sidang Ketua FPI Yogyakarta, Bambang Tedi yang diajukan ke meja hijau karena kasus penganiyaan.
Aksi lempar batu terjadi seusai sidang berakhir denga agenda pemeriksaan para saksi sekitar pukul 14.15 WIB. Seusai massa FPI Yogya dengan FJI saling ejek dan provokasi. Meski sudah dilerai dan dihalau polisi, aksi saling lempar batu tetap terjadi.
Saat mengambil gambar menggunakan handycam dari dekat pagar kantor Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta di jl Kapas itu, Nuryanto terkena lemparan batu. Dia mengaku tidak tahu dari arah mana lemparan batu tersebut. Namun seketika itu juga pelipis kirinya langsung perih dan mengeluarkan darah.
Nuryanto oleh beberapa teman wartawan dan petugas keamanan di kantor PN langsung membawa menuju salah satu ruangan di kantor PN. Di tempat itu, dia mendapatkan perawatan sementara agar pendarahan atau luka di pelipis kirinya tidak semakin parah.
"Saya saat itu berada di luar pagar kantor PN dan arah lemparan batu dari dalam setelah penonton sidang selesai menyaksikan sidang Bambang Tedi," katanya.
Syafii Maarif : Konflik Palestina-Israel Perlu Diselesaikan Bersama
Yogyakarta - Mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah, Prof Dr Ahmad Syafii Maarif menegaskan konflik Palestina-Palestina bukan semata-mata persoalan dua etnis atau bangsa yang berbeda dan bukan pula hanya persoalan bangsa-bangsa Arab atau umat Islam saja. Namun hal itu adalah persoalan kemanusiaan yang menuntut tanggung jawab semua orang agar dapat diselesaikan
"Bukan hanya orang Palestina, orang Arab, atau orang Islam saja, namun juga orang-orang Yahudi," kata Syafii dalam Diskusi Great Thinkers “Israel, Palestina, Islam dan Perdamaian”Diskusi Pemikiran Gilad Atzmon, di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (28/2/2012).
Menurut dia, saat ini ada kesan pembiaran agar konflik Israel-Palestina berkepanjangan sehingga mereka akan mengambil untung dari konflik tersebut seperti dengan naiknya harga minyak dunia. Ia juga sepakat konflik yang terjadi salah satunya juga disebabkan munculnya masyarakat pendatang di luar bangsa Israel dan Palestina.
"Bukan semata-mata dari bangsa Israel dan Palestina tetapi hadirnya masyarakat pendatang juga turut membuat konflik tersebut masih saja terjadi," kata guru besar ilmu sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.
Syafii juga berpendapat tidak banyak yang bisa dilakukan bangsa Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim untuk membantu menyelesaikan konflik kedua belah pihak. Namun Syafii tetap mendukung berbagai upaya yang dilakukan pihak-pihak tertentu di Indonesia misalnya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.
"Selama kita masih berkutat pada persoalan domestik yang tidak pernah usai seperti korupsi ya kita tidak bisa berbuat banyak. Ya terus saja misalnya pemberian bantuan kemanusiaan di sana," pungkas dia.
Smentara Dr Ibnu Burdah, M.A, pemerhati masalah Timur Tengah dan dunia Islam dari UIN Sunan Kalijaga mengatakan orang Yahudi itu belum tentu orang Israel (warga negara), dan orang Israel itu belum tentu Zionis. Ada banyak catatan yang menunjukkan bahwa gerakan Zionis itu hingga sekitar dua dekade setelah dicetuskan di Basel tetap minim pengikut dan tidak ada tanda-tanda gerakan itu akan mencapai tujuannya yaitu mendirikan negara Israel di Palestina.
"Gerakan itu menghadapi penolakan dari sebagian besar aliran dalam agama Yahudi karena memandang gerakan itu sebagai bid'ah (penyimpangan agama) dan menciptakan berhala baru," kata Ibnu.
Menurut dia, tidaklah janggal jika saat ini banyak kelompok warga Israel yang tidak menerima bahkan mengutuk negara Israel dan tetap tinggal di Israel seperti Neturei Karta, Satmar Hasidism, Edah Haredit, dll.
Menurut Ibnu, orang Zionis sesungguhnya adalah minoritas di Israel. Namun, karena mereka adalah yang berkuasa, dan Zionisme menjadi ideologi negara, maka ideologi itu pun terus “dipaksakan” kepada rakyatnya melalui berbagai instrument negara termasuk ke Yeshivot-Yeshivot (semacam pesantren) di Israel.
"Bukan hanya orang Palestina, orang Arab, atau orang Islam saja, namun juga orang-orang Yahudi," kata Syafii dalam Diskusi Great Thinkers “Israel, Palestina, Islam dan Perdamaian”Diskusi Pemikiran Gilad Atzmon, di Sekolah Pascasarjana Universitas Gadjah Mada (UGM), Selasa (28/2/2012).
Menurut dia, saat ini ada kesan pembiaran agar konflik Israel-Palestina berkepanjangan sehingga mereka akan mengambil untung dari konflik tersebut seperti dengan naiknya harga minyak dunia. Ia juga sepakat konflik yang terjadi salah satunya juga disebabkan munculnya masyarakat pendatang di luar bangsa Israel dan Palestina.
"Bukan semata-mata dari bangsa Israel dan Palestina tetapi hadirnya masyarakat pendatang juga turut membuat konflik tersebut masih saja terjadi," kata guru besar ilmu sejarah Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) itu.
Syafii juga berpendapat tidak banyak yang bisa dilakukan bangsa Indonesia yang penduduknya mayoritas muslim untuk membantu menyelesaikan konflik kedua belah pihak. Namun Syafii tetap mendukung berbagai upaya yang dilakukan pihak-pihak tertentu di Indonesia misalnya dalam memberikan bantuan kemanusiaan kepada rakyat Palestina.
"Selama kita masih berkutat pada persoalan domestik yang tidak pernah usai seperti korupsi ya kita tidak bisa berbuat banyak. Ya terus saja misalnya pemberian bantuan kemanusiaan di sana," pungkas dia.
Smentara Dr Ibnu Burdah, M.A, pemerhati masalah Timur Tengah dan dunia Islam dari UIN Sunan Kalijaga mengatakan orang Yahudi itu belum tentu orang Israel (warga negara), dan orang Israel itu belum tentu Zionis. Ada banyak catatan yang menunjukkan bahwa gerakan Zionis itu hingga sekitar dua dekade setelah dicetuskan di Basel tetap minim pengikut dan tidak ada tanda-tanda gerakan itu akan mencapai tujuannya yaitu mendirikan negara Israel di Palestina.
"Gerakan itu menghadapi penolakan dari sebagian besar aliran dalam agama Yahudi karena memandang gerakan itu sebagai bid'ah (penyimpangan agama) dan menciptakan berhala baru," kata Ibnu.
Menurut dia, tidaklah janggal jika saat ini banyak kelompok warga Israel yang tidak menerima bahkan mengutuk negara Israel dan tetap tinggal di Israel seperti Neturei Karta, Satmar Hasidism, Edah Haredit, dll.
Menurut Ibnu, orang Zionis sesungguhnya adalah minoritas di Israel. Namun, karena mereka adalah yang berkuasa, dan Zionisme menjadi ideologi negara, maka ideologi itu pun terus “dipaksakan” kepada rakyatnya melalui berbagai instrument negara termasuk ke Yeshivot-Yeshivot (semacam pesantren) di Israel.
Kerugian Belum Bisa Ditaksir, Polisi Segera Olah TKP
Yogyakarta - Api yang membakar rumah sekaligus menjadi toko dan gudang penyimpanan kembang api Toko Kembang Api Bola Party City di Jl Kyai Mojo No 45, Tompeyan, Kecamatan Tegalrejo, Kota Yogyakarta sudah berhasil dipadamkan.
Harta benda milik keluarga Ny Ayem, ratusan kembang api berbagai ukuran dan ratusan ekor ular dan hewan reptil lainnya yang berhasil diselamatkan sebagian ditampung di pendopo Kecamatan Tegalrejo.
Petugas dari Polresta Yogyakarta telah memasang police line di sekitar lokasi kebakaran untuk memudahkan olah TKP bila api telah padam semuanya. Toko bagian depan di Jl Kyai Mojo yang terdiri dari toko kembang api, kelontong dan toko roti Djoen Muda telah dipasang garis polisi warna kuning. Sedangkan pintu bagian belakang yang berada di Jl Tompeyan juga telah dipasang garis batas polisi.
Ruas jalan Kyai Mojo mulai dari simpang empat Pingit hingga simpang empat Jati Kencana, Bener, Tegalrejo juga masih ditutup oleh polisi. Sedikitnya 6 mobil PBK
Kota Yogyakarta, Sleman dan mobil tangki air milik PDAM Tirta Marta silih berganti memadamkan gudang kembang api tersebut.
Satu mobil PBK Kota Yogya 'Aerial Ladder' yang dilengkapi dengan tangga panjang mampu menyemprotkan air dari atas sehingga memudahkan pemadaman. Saat dilakukan pemadaman pada pukul 11.00 WIB sudah tidak ada lagi ledakan-ledakan dari gudang kembang api dan petasan ke udara.
Toko kembang api bagian depan dan toko roti Djoen Muda tampak berantakan dan pecahan kaca berserakan. Genangan air juga memenuhi depan toko hingga bagian dalam rumah milik Ny Ayem. Toko seluler yang ada sebelah toko roti juga ikut terbakar namun barang-barang yanga ada di toko berhasil diselamatkan.
"Kita belum tahu penyebabnya, setelah api padam akan langsung kita lakukan olah TKP," kata Kasat Reskrim Polresta Yogya, Kompol Donny Siswoyo kepada wartawan di lokasi kebakaran.
Menurut Donny pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Semua mobil unit olah TKP Polresta Yogyakarta dan mobil identifikasi serta Bidokkes Polda DIY juga masih standby di lokasi.
"Kita segera identifikasi, kita lakukan olah TKP. Dari labfor Semarang juga sudahn datang. Kita belum bisa memperkirakan berapa kerugian yang diakibatkan kebakaran ini," katanya.
Sementara itu Kepala Kecamatan Tegalrejo Maryustion Tonang mengatakan barang-barang milik korban sementara ditampung di pendopo kecamatan. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah kerugian yang diderita keluarga pemilik toko kembang api.
"Penyebab pastinya belum tahu, tapi laporan saksi mata karyawan dari gudang kembang api. Tidak ada korban jiwa. Puncak ledakan paling besar jam 09.30 hingga jam 10.00," pungas Maryustion.
Harta benda milik keluarga Ny Ayem, ratusan kembang api berbagai ukuran dan ratusan ekor ular dan hewan reptil lainnya yang berhasil diselamatkan sebagian ditampung di pendopo Kecamatan Tegalrejo.
Petugas dari Polresta Yogyakarta telah memasang police line di sekitar lokasi kebakaran untuk memudahkan olah TKP bila api telah padam semuanya. Toko bagian depan di Jl Kyai Mojo yang terdiri dari toko kembang api, kelontong dan toko roti Djoen Muda telah dipasang garis polisi warna kuning. Sedangkan pintu bagian belakang yang berada di Jl Tompeyan juga telah dipasang garis batas polisi.
Ruas jalan Kyai Mojo mulai dari simpang empat Pingit hingga simpang empat Jati Kencana, Bener, Tegalrejo juga masih ditutup oleh polisi. Sedikitnya 6 mobil PBK
Kota Yogyakarta, Sleman dan mobil tangki air milik PDAM Tirta Marta silih berganti memadamkan gudang kembang api tersebut.
Satu mobil PBK Kota Yogya 'Aerial Ladder' yang dilengkapi dengan tangga panjang mampu menyemprotkan air dari atas sehingga memudahkan pemadaman. Saat dilakukan pemadaman pada pukul 11.00 WIB sudah tidak ada lagi ledakan-ledakan dari gudang kembang api dan petasan ke udara.
Toko kembang api bagian depan dan toko roti Djoen Muda tampak berantakan dan pecahan kaca berserakan. Genangan air juga memenuhi depan toko hingga bagian dalam rumah milik Ny Ayem. Toko seluler yang ada sebelah toko roti juga ikut terbakar namun barang-barang yanga ada di toko berhasil diselamatkan.
"Kita belum tahu penyebabnya, setelah api padam akan langsung kita lakukan olah TKP," kata Kasat Reskrim Polresta Yogya, Kompol Donny Siswoyo kepada wartawan di lokasi kebakaran.
Menurut Donny pihaknya belum mengetahui secara pasti penyebab kebakaran. Semua mobil unit olah TKP Polresta Yogyakarta dan mobil identifikasi serta Bidokkes Polda DIY juga masih standby di lokasi.
"Kita segera identifikasi, kita lakukan olah TKP. Dari labfor Semarang juga sudahn datang. Kita belum bisa memperkirakan berapa kerugian yang diakibatkan kebakaran ini," katanya.
Sementara itu Kepala Kecamatan Tegalrejo Maryustion Tonang mengatakan barang-barang milik korban sementara ditampung di pendopo kecamatan. Namun pihaknya belum mengetahui secara pasti jumlah kerugian yang diderita keluarga pemilik toko kembang api.
"Penyebab pastinya belum tahu, tapi laporan saksi mata karyawan dari gudang kembang api. Tidak ada korban jiwa. Puncak ledakan paling besar jam 09.30 hingga jam 10.00," pungas Maryustion.
Senin, 27 Februari 2012
Yogya Masih Diguyue Hujan
Masyarakat di DIY diharapkan waspada terhadap kondisi cuaca ekstrim terutama yang didominasi oleh hujan lebat dan angin. Potensi puting beliung dimungkinkan terjadi dengan waktu yang tidak bisa diprediksi.
"Masyarakat diharapkan waspada karena ancaman puting beliung tetap ada dan tidak dapat diprediksi kapan terjadinya. Meski demikian, gejala awal angin puting beliung dapat dirasakan," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, Drs M Riyadi MSi, Minggu (26/2).
Disebutkan, gejala awal yang dapat dirasakan sebelum terjadinya puting beliung diantaranya adalah udara panas yang terasa pada malam sampai pagi hari, langit cerah tiba-tiba berubah menjadi mendung tebal, bentuk awan mendung menjadi seperti bunga kol, warna awan yang berubah menjadi gelap dengan cepat disusul datangnya angin disertai hujan besar seketika.
"Gejala ini yang umum terjadi sebelum angin puting beliung datang. Namun sifat angin puting beliung adalah lokal pada radius sekitar satu sampai dua kilometer dan tidak terpola," jelasnya.
Selain mewaspadai ancaman puting beliung, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat bersiap dengan hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Hujan deras selama beberapa waktu berpotensi menimbulkan longsor pada tanah yang tidak stabil, serta banjir pada daerah dangkal.
Disebutkan, pada Februari ini, curah hujan di DIY merupakan yang tertinggi. Rata-rata hujan yang terjadi mencapai di atas 350 milimeter (mm) per bulan dan di Kulon Progo Utara mencapai 392 mm pada bulan ini.
Kategori curah hujan tinggi tersebut, lanjutnya, adalah berdasarkan tingkat curah hujan yang dibagi dalam empat kategori. Yakni 0-100 mm per bulan masuk dalam kategori rendah, 101-300 mm per bulan dalam kategori sedang, 301-400 mm per bulan dalam kategori tinggi dan 401 mm ke atas per bulan masuk dalam kategori sangat tinggi.
"Puncak musim hujan sendiri diprediksi akan terjadi sampai bulan Maret dan berakhir di awal bulan Mei. Kemudian akan memasuki musim kemarau sekitar minggu kedua bulan Mei," imbuhnya.
"Masyarakat diharapkan waspada karena ancaman puting beliung tetap ada dan tidak dapat diprediksi kapan terjadinya. Meski demikian, gejala awal angin puting beliung dapat dirasakan," ujar Kepala Stasiun Geofisika Kelas I Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) DIY, Drs M Riyadi MSi, Minggu (26/2).
Disebutkan, gejala awal yang dapat dirasakan sebelum terjadinya puting beliung diantaranya adalah udara panas yang terasa pada malam sampai pagi hari, langit cerah tiba-tiba berubah menjadi mendung tebal, bentuk awan mendung menjadi seperti bunga kol, warna awan yang berubah menjadi gelap dengan cepat disusul datangnya angin disertai hujan besar seketika.
"Gejala ini yang umum terjadi sebelum angin puting beliung datang. Namun sifat angin puting beliung adalah lokal pada radius sekitar satu sampai dua kilometer dan tidak terpola," jelasnya.
Selain mewaspadai ancaman puting beliung, pihaknya juga menghimbau agar masyarakat bersiap dengan hujan yang intensitasnya cukup tinggi. Hujan deras selama beberapa waktu berpotensi menimbulkan longsor pada tanah yang tidak stabil, serta banjir pada daerah dangkal.
Disebutkan, pada Februari ini, curah hujan di DIY merupakan yang tertinggi. Rata-rata hujan yang terjadi mencapai di atas 350 milimeter (mm) per bulan dan di Kulon Progo Utara mencapai 392 mm pada bulan ini.
Kategori curah hujan tinggi tersebut, lanjutnya, adalah berdasarkan tingkat curah hujan yang dibagi dalam empat kategori. Yakni 0-100 mm per bulan masuk dalam kategori rendah, 101-300 mm per bulan dalam kategori sedang, 301-400 mm per bulan dalam kategori tinggi dan 401 mm ke atas per bulan masuk dalam kategori sangat tinggi.
"Puncak musim hujan sendiri diprediksi akan terjadi sampai bulan Maret dan berakhir di awal bulan Mei. Kemudian akan memasuki musim kemarau sekitar minggu kedua bulan Mei," imbuhnya.
Mahasiswa UGM Juara Kompetisi Mobile Games Developer War
Yogyakarta - Mahasiswa Ilmu Komputer Fakultas MIPA Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil meraih juara pertama dalam kompetisi Mobile Games Developer War 2.
Mengusung games berjudul Virtual Pet, tim Creacle UGM menang dalam lomba diselenggarakan oleh Agate Studio dan Nokia Indonesia. Mereka adalah mahasiswa program studi Ilmu Komputer, Rifauddin Tsalitsy dan Fauzan Sandy .
"Pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan pada tanggal 23 Februari 2012 di Jakarta," kata Rifauddin kepada wartawan di kantor Humas UGM, Senin (27/2/2012).
Rifauddin mengaku dirinya bersama Fauzan tidak pernah menyangka Virtual Pet akan terpilih menjadi juara dengan berhasil mencapai nilai unduhan tertinggi. Pada saat awal Virtual Pet di publikasikan setiap harinya bisa diunduh sampai 6-8 ribu user.
"Virtual Pet karya tim Creacle telah diunduh sekitar 153.840 user dari berbagai belahan dunia," katanya.
Sedangkan posisi kedua diraih developer Elventales Games, dari Surabaya yang mengusung aplikasi Sky Express dengan jumlah pengunduh 100.526 user. Urutan ketiga diraih developer game Own Games, dari Bandung yang mengembangkan aplikasi games Beyond the Well yang telah diunduh oleh 75.933 orang.
Menurut Rifauddin, game Virtual Pet memang belum banyak dikembangkan di pasar game. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor yang menarik minat gamers untuk mengunduh game ini.
"Jenis game yang kami kembangkan juga bersifat universal bisa dimainkan oleh semua usia dan jenis kelamin," katanya.
Dia kemudian menerangkan cara penggunaan Virtual Pet. User diminta untuk memelihara kucing dengan baik. Sejumlah perlakuan harus dilakukan sesuai dengan waktu yang ditentukan seperti memberi makan, tidur dan aktivitas lainnya.
"Apabila hal itu tidak dijalankan dengan benar maka kucing tersebut akan sakit bahkan mati. Ini sebenarnya mirip dengan permainan Tamagochi, tapi dalam bentuk virtual," katanya.
Dia menambahkan dalam kompetisi itu setiap developer diberikan tantangan untuk saling berlomba mengembangkan game yang dapat digunakan untuk handphone berbasis apliksi Java. Para peserta diberi durasi waktu selama 30 hari untuk mempubilkasikan gamenya ke pasaran. Selanjutnya pemenang dipilih berdasarkan games yang paling banyak diunduh oleh pengguna setelah dirilis di Nokia Store.
Dalam kompetisi ini selain mengusung game Virtual Pet, Tim Creacle juga mengirim game lain yaitu Alay the Kite Runner. Namun, game yang dikembangkan oleh empat mahasiswa program studi Ilmu Komputer yaitu Gatot Fajar S, M. Chaidir, Eko Nugraha, dan Bagus Seto ini harus puas berada di urutan ke empat dalam kompetisi games tersebut.
Mengusung games berjudul Virtual Pet, tim Creacle UGM menang dalam lomba diselenggarakan oleh Agate Studio dan Nokia Indonesia. Mereka adalah mahasiswa program studi Ilmu Komputer, Rifauddin Tsalitsy dan Fauzan Sandy .
"Pengumuman pemenang dan pemberian penghargaan pada tanggal 23 Februari 2012 di Jakarta," kata Rifauddin kepada wartawan di kantor Humas UGM, Senin (27/2/2012).
Rifauddin mengaku dirinya bersama Fauzan tidak pernah menyangka Virtual Pet akan terpilih menjadi juara dengan berhasil mencapai nilai unduhan tertinggi. Pada saat awal Virtual Pet di publikasikan setiap harinya bisa diunduh sampai 6-8 ribu user.
"Virtual Pet karya tim Creacle telah diunduh sekitar 153.840 user dari berbagai belahan dunia," katanya.
Sedangkan posisi kedua diraih developer Elventales Games, dari Surabaya yang mengusung aplikasi Sky Express dengan jumlah pengunduh 100.526 user. Urutan ketiga diraih developer game Own Games, dari Bandung yang mengembangkan aplikasi games Beyond the Well yang telah diunduh oleh 75.933 orang.
Menurut Rifauddin, game Virtual Pet memang belum banyak dikembangkan di pasar game. Hal itulah yang menjadi salah satu faktor yang menarik minat gamers untuk mengunduh game ini.
"Jenis game yang kami kembangkan juga bersifat universal bisa dimainkan oleh semua usia dan jenis kelamin," katanya.
Dia kemudian menerangkan cara penggunaan Virtual Pet. User diminta untuk memelihara kucing dengan baik. Sejumlah perlakuan harus dilakukan sesuai dengan waktu yang ditentukan seperti memberi makan, tidur dan aktivitas lainnya.
"Apabila hal itu tidak dijalankan dengan benar maka kucing tersebut akan sakit bahkan mati. Ini sebenarnya mirip dengan permainan Tamagochi, tapi dalam bentuk virtual," katanya.
Dia menambahkan dalam kompetisi itu setiap developer diberikan tantangan untuk saling berlomba mengembangkan game yang dapat digunakan untuk handphone berbasis apliksi Java. Para peserta diberi durasi waktu selama 30 hari untuk mempubilkasikan gamenya ke pasaran. Selanjutnya pemenang dipilih berdasarkan games yang paling banyak diunduh oleh pengguna setelah dirilis di Nokia Store.
Dalam kompetisi ini selain mengusung game Virtual Pet, Tim Creacle juga mengirim game lain yaitu Alay the Kite Runner. Namun, game yang dikembangkan oleh empat mahasiswa program studi Ilmu Komputer yaitu Gatot Fajar S, M. Chaidir, Eko Nugraha, dan Bagus Seto ini harus puas berada di urutan ke empat dalam kompetisi games tersebut.
Minimarket Bikin Uang Terkuras
Yogyakarta – Pernahkah anda membeli sesuatu atau barang di luar yang direncanakan saat berada di sebuah toko atau minimarket? Jika pernah, itulah yang dinamakan pembelian impuls, yakni pembelian yang dilakukan secara spontanitas.
Pembelian yang tidak terencana ini disebabkan reaksi emosial yang dilakukan di lokasi belanja dan dibeli bukan karena teringat, saran atau kebiasaan. Faktor kenyamanan sebuah toko itu menjadi salah satu penyebab terjadinya pembelian impuls.
"Faktor emosi sebelum memasuki toko dan kenyamanan lingkungan toko mempengaruhi seseorang membeli sesuatu di luar yang direncanakan," kata Gancar Candra Premananto dalam ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (27/2/2012).
Dari hasil penelitian yang dilakukannya, pembelian impuls diketahui rerata 15,5 persen dari seluruh total belanja dan menghabiskan sekitar 16,5 persen dari seluruh uang yang dibelanjakan. Pembelian tidak direncanakan dipengaruhi pula oleh sifat impulsivitas seseorang dan faktor lingkungan toko yang dimediasi oleh emosi positif.
Menurut dia pengelolaan lingkungan toko menjadi faktor yang membuat seseorang ingin berbelanja sebanyak-banyaknya. Semakin baik penampilan toko atau minimarket menjadikan pembeli memiliki tingkat impulsivitas tinggi.
Pembelian tidak direncanakan itu seringkali menimbulkan rasa senang bagi pembelinya. Namun di sisi lain juga menimbulkan rasa sesal dari aspek finansial.
"Pengelolaan toko yang baik dan nyaman menjadikan pembeli merasa lebih nyaman untuk berlama-lama di toko. Setelah itu dapat memicu pembelian impuls," kata staf pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga itu.
Menurut dia dari sudut pandang konsumerisme, pembelian berlebihan atau pembelian yang menonjolkan pada gaya hidup yang tidak hemat ini tengah menjadi sorotan. Namun sifat impulsivitas sebagai penentu utama rasa senang menunjukkan bahwa pembelian impuls sulit untuk dicegah.
"Berbelanja dapat meningkatkan hormon endorphin yang membuat seseorang bahagia," pungkas dia.
Pembelian yang tidak terencana ini disebabkan reaksi emosial yang dilakukan di lokasi belanja dan dibeli bukan karena teringat, saran atau kebiasaan. Faktor kenyamanan sebuah toko itu menjadi salah satu penyebab terjadinya pembelian impuls.
"Faktor emosi sebelum memasuki toko dan kenyamanan lingkungan toko mempengaruhi seseorang membeli sesuatu di luar yang direncanakan," kata Gancar Candra Premananto dalam ujian terbuka promosi doktor di Fakultas Ekonomika dan Bisnis (FEB) Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (27/2/2012).
Dari hasil penelitian yang dilakukannya, pembelian impuls diketahui rerata 15,5 persen dari seluruh total belanja dan menghabiskan sekitar 16,5 persen dari seluruh uang yang dibelanjakan. Pembelian tidak direncanakan dipengaruhi pula oleh sifat impulsivitas seseorang dan faktor lingkungan toko yang dimediasi oleh emosi positif.
Menurut dia pengelolaan lingkungan toko menjadi faktor yang membuat seseorang ingin berbelanja sebanyak-banyaknya. Semakin baik penampilan toko atau minimarket menjadikan pembeli memiliki tingkat impulsivitas tinggi.
Pembelian tidak direncanakan itu seringkali menimbulkan rasa senang bagi pembelinya. Namun di sisi lain juga menimbulkan rasa sesal dari aspek finansial.
"Pengelolaan toko yang baik dan nyaman menjadikan pembeli merasa lebih nyaman untuk berlama-lama di toko. Setelah itu dapat memicu pembelian impuls," kata staf pengajar Fakultas Ekonomi Universitas Airlangga itu.
Menurut dia dari sudut pandang konsumerisme, pembelian berlebihan atau pembelian yang menonjolkan pada gaya hidup yang tidak hemat ini tengah menjadi sorotan. Namun sifat impulsivitas sebagai penentu utama rasa senang menunjukkan bahwa pembelian impuls sulit untuk dicegah.
"Berbelanja dapat meningkatkan hormon endorphin yang membuat seseorang bahagia," pungkas dia.
Minggu, 26 Februari 2012
Puluhan Rumah Rusak Kena Angin Kencang di Sleman
Yogyakarta - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Sleman di lereng selatan Gunung Merapi. Akibatnya sekitar 60-an rumah warga rusak tertimpa pohon tumbang. Satu orang warga luka tertimpa
Dua kecamatan yang dilanda angin kencang itu di Kecamatan Pakem dan Cangkringan, Sleman. Dusun Pentingsari Desa Umbulharjo Kecamatan Cangkringan merupakan dusun yang terparah terkena angin kencang yang terjadi pada Minggu (26/2/2012) sore itu.
"Kejadiannya cepat sekali, sekitar lima menit tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang. Saat itu kawasan Merapi sudah mendung tebal, sedang wilayah selatan masih tampak terang," ungkap Sekdes Umbulharjo, Endri.
Menurut dia total rumah yang mengalami kerusakan paling parah di Dusun Pentingsari akibat tertimpa pohon sebanyak 16 rumah, 6 rumah diantaranya rusak berat dengan total kerugian mencapai Rp 60 juta. Kerusakan sebagian besar adalah genting rumah dan tembok bagian atap.
"Jumlah kerugian di atas Rp 60 juta. Itu masih hitungan sementara di Dusun Pentingsari belum di dusun lainnya," katanya.
Menurut dia, akibat bencana tersebut beberapa aliran listrik menuju rumah warga ada yang putus. Sejumlah relawan saat ini masih melakukan kerja bakti memotong batang pohon yang roboh. Selain Dusun Pentingsari, Dusun Karanggeneng Desa Umbulharjo yang mengalami kerusakan sekitar 12 rumah.
Sedangkan desa tetangga yakni Desa Wukirsari berdasarkan data di Kecamatan Cangkringan yang mengalami kerusakan diantaranya Dusun Tegalsari 2 rumah, Cancangan 1 rumah.
Tempat hunian sementara (huntara) atau shelter Plosokerep yang merupakan tempat tinggal warga Merapi yang terkena erupsi juga mengalami rusak sebanya 10 rumah. Shelter Dongkelsari Watuadeg 17 rumah. Sebagian besar atap seng rusak dan terlepas terkena angin kencang. Sedangkan di Sawungan Hargobinangun Kecamatan Pakem sebanyak tiga rumah rusak.
"Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Pak Camat dan Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Sleman sudah datang ke lokasi. Semua sudah didata dan akan diberikan bantuan," kata Endri.
Dua kecamatan yang dilanda angin kencang itu di Kecamatan Pakem dan Cangkringan, Sleman. Dusun Pentingsari Desa Umbulharjo Kecamatan Cangkringan merupakan dusun yang terparah terkena angin kencang yang terjadi pada Minggu (26/2/2012) sore itu.
"Kejadiannya cepat sekali, sekitar lima menit tiba-tiba hujan deras disertai angin kencang. Saat itu kawasan Merapi sudah mendung tebal, sedang wilayah selatan masih tampak terang," ungkap Sekdes Umbulharjo, Endri.
Menurut dia total rumah yang mengalami kerusakan paling parah di Dusun Pentingsari akibat tertimpa pohon sebanyak 16 rumah, 6 rumah diantaranya rusak berat dengan total kerugian mencapai Rp 60 juta. Kerusakan sebagian besar adalah genting rumah dan tembok bagian atap.
"Jumlah kerugian di atas Rp 60 juta. Itu masih hitungan sementara di Dusun Pentingsari belum di dusun lainnya," katanya.
Menurut dia, akibat bencana tersebut beberapa aliran listrik menuju rumah warga ada yang putus. Sejumlah relawan saat ini masih melakukan kerja bakti memotong batang pohon yang roboh. Selain Dusun Pentingsari, Dusun Karanggeneng Desa Umbulharjo yang mengalami kerusakan sekitar 12 rumah.
Sedangkan desa tetangga yakni Desa Wukirsari berdasarkan data di Kecamatan Cangkringan yang mengalami kerusakan diantaranya Dusun Tegalsari 2 rumah, Cancangan 1 rumah.
Tempat hunian sementara (huntara) atau shelter Plosokerep yang merupakan tempat tinggal warga Merapi yang terkena erupsi juga mengalami rusak sebanya 10 rumah. Shelter Dongkelsari Watuadeg 17 rumah. Sebagian besar atap seng rusak dan terlepas terkena angin kencang. Sedangkan di Sawungan Hargobinangun Kecamatan Pakem sebanyak tiga rumah rusak.
"Bupati Sleman Sri Purnomo bersama Pak Camat dan Kabid Kesiapsiagaan dan Pencegahan Bencana BPBD Sleman sudah datang ke lokasi. Semua sudah didata dan akan diberikan bantuan," kata Endri.
Jumat, 10 Februari 2012
Ketua FPI DIY Akan jalani sidang
Yogyakarta - Ketua Front Pembela Islam (FPI) DIY, Bambang Tedy dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan.
Berkas pemeriksaan Bambang Tedy sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta. Dia bakal diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta.
Bambang Tedy dilaporkan ke polisi karena masalah dugaan melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan penganiayaan terhadap Erna Riyanti pada akhir bulan November 2011 di wilayahTegalrejo, Kota Yogyakarta. Erna melaporkan kasus hutang piutang antara dirinya dengan istri Bambang Tedy sebesar Rp 56 juta ke Habib Riziq.
"Berkas yang kami terima dari Polresta Yogyakarta sudah lengkap," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasi Pidum Kejari) Yogyakarta, Aliansyah SH menjawab pertanyaan wartawan seusai menerima berkas di kantor Jl Sukonandi, Yogyakarta, Jumat (10/2/2012).
Menurut diaambang Tedy hanya diwajibkan untuk wajib lapor setiap hari Senin hingga berkas kasusnya dilimpahkan dari Kejaksaan kepada Pengadilan.
"Tidak ditahan, karena ada permohonan dan ada jaminan dari istrinya. Ia menjamin tersangka tidak akan melarikan diri, melakukan perbuatan lagi atau menghilangkan barang bukti. Ini sudah prosedur sehingga kita kabulkan," terangnya di Kejari Yogyakarta.
Alainsyah mengatakan, pihaknya hanya melanjutkan apa yang sudah dilakukan penyidik Kepolisian. Ditambahkan, dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Kepolisian, Bambang Teddy dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman sekitar dua tahun kurungan penjara. "Berkas akan kita proses secepatnya dan segera diserahkan ke pengadilan," imbuhnya.
Berkas penyidikan kasus perkara penganiayaan yang melibatkan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta, Bambang Teddy telah dilimpahkan dari penyidik Polresta Yogyakarta kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Jumat (10/2). Berkas tersebut talah dinyatakan P-21 setelah melalui serangkaian pemeriksaan yang dilakukan penyidik sekitar dua bulan.
"Sudah P-21 kok, ada laporan kasus pengaduan diduga tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, ada juga penganiayaan di dalamnya. Kita terima dan hari ini sudah diserahkan ke Kejaksaan,” tegas Kapolresta Yogyakarta, Kombes Mustaqim di mapolres setempat.
Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, namun hingga kini penahanan kepada Bambang Tedy belum dilakukan lantaran pihak keluarga mengajukan penangguhan.
Ditemui terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasi Pidum Kejari) Yogyakarta, Aliansyah menegaskan, Bambang Tedy hanya diwajibkan untuk wajib lapor setiap hari Senin hingga berkas kasusnya dilimpahkan dari Kejaksaan kepada Pengadilan.
"Tidak ditahan, karena ada permohonan dan ada jaminan dari istrinya. Ia menjamin tersangka tidak akan melarikan diri, melakukan perbuatan lagi atau menghilangkan barang bukti. Ini sudah prosedur sehingga kita kabulkan," terangnya di Kejari Yogyakarta.
Alainsyah mengatakan, pihaknya hanya melanjutkan apa yang sudah dilakukan penyidik Kepolisian. Ditambahkan, dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Kepolisian, Bambang Teddy dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman sekitar dua tahun kurungan penjara. "Berkas akan kita proses secepatnya dan segera diserahkan ke pengadilan," imbuhnya.
Sementara itu, Jumat (10/2) pagi tadi, Bambang Teddy bersama ratusan massa dari FPI mendatangi Mapolresta Yogyakarta dan Kejari Yogyakarta. Hingga kini Bambang Teddy belum bersedia memberikan pernyataan kepada wartawan terkait kasus yang menjeratnya.
Ketua FPI ini berurusan dengan hukum setelah dilaporkan melakukan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap Erna Riyanti di sebuah tempat perbelanjaan di Kota Yogyakarta sekitar bulan November 2011 lalu. Menurut keterangan korban, saat itu dirinya dipukul dan diludahi oleh Bambang Teddy.
Latar belakang permasalahan ini sendiri merupakan buntut atas pelaporan Erna Riyanti kepada pimpinan FPI pusat, Habib Riziq terkait utang piutang antara dirinnya dan istri Bambang Teddy sebesar Rp 56 juta yang membuat Habib Riziq langsung menegur Ketua FPI Yogyakarta tersebut.
Puluhan massa anggota Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta mendatangi Kejaksaan Negeri Yogyakarta. Mereka hendak memberikan dukungan kepada ketuanya Bambang Tedy yang dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan perbuatan tidak menyenangan.
Massa FPI yang sebagian menggunakan pakaian putih dan celana panjang warna putih, berpeci serta mengendarai sepeda motor dan mobil. Mereka itu pertama kali mendatangi Yogyakarta
Di Mapolresta, mereka ingin mendampingi ketuanya Bambang Tedy yang telah menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan.
Sekelompok orang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Polresta Yogyakarta, Jumat (10/2) sekitar pukul 09.30. Mereka datang guna memberikan dukungan terhadap Bambang Tedy yang dilaporkan ke polisi sebab melakukan tindakan tidak menyenangkan.
"Proses sudah P21 (lengkap), selanjutnya akan diproses di kejaksaan negeri Kota Yogyakarta. Dia datang ke sini untuk mengikuti proses tersebut,"kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Mustaqim.
Selanjutnya pendukung Bambang Tedy mendatangi Kejaksaan Negeri Kota Yogya. Di sana mereka menunggu pertemuan yang dilakukan di dalam dengan Kejari, Kardi SH.
Pantauan Tribun Jogja, hingga pukul 11.00, pendukung FPI masih berada di lingkungan Kejari Kota Yogyakar
Ketua DPW FPI Solo, Khoirul, dilaporkan balik oleh ketua FPI DPD Yogyakarta, Bambang Teddy atas kasus penggelapan mobil operasional.
Menurut Bambang Teddy, mobil miliknya telah digunakan oleh Khoirul sejak 5 tahun lalu, namun setelah ditanyakan, mobil jenis Jeep miliknya sudah tidak ada lagi. Padahal, kata dia, itu adalah mobil yang digunakan untuk operasional kegiatan FPI.
"Saya sudah ada itikat baik untuk meminta, namun hingga sekarang mobil itu tidak pernah dikembalikan," kata Bambang saat menemui wartawan di Polres Sleman, Senin (28/11).
Selain melaporkan ketua FPI Solo, Bambang juga balik melaporkan Erna Efriyanti yang telah melaporkan dirinya di Polresta Yogyakarta, Senin pekan lalu. Bambang melaporkan Erna atas kasus pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter.
Bambang mengungkapkan, pihaknya tidak kenal dan memiliki urusan dengan Erna, namun dirinya telah dituduh memiliki hutang. "Kalaupun ada urusan dengan dia (Erna), itu hanya urusan dengan lembaga desa, bukan dengan saya," lanjutnya.
Berkas pemeriksaan Bambang Tedy sudah dinyatakan lengkap (P-21) oleh Kejaksaan Negeri (Kejari) Yogyakarta. Dia bakal diajukan ke Pengadilan Negeri (PN) Yogyakarta.
Bambang Tedy dilaporkan ke polisi karena masalah dugaan melakukan perbuatan tidak menyenangkan dan penganiayaan terhadap Erna Riyanti pada akhir bulan November 2011 di wilayahTegalrejo, Kota Yogyakarta. Erna melaporkan kasus hutang piutang antara dirinya dengan istri Bambang Tedy sebesar Rp 56 juta ke Habib Riziq.
"Berkas yang kami terima dari Polresta Yogyakarta sudah lengkap," kata Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasi Pidum Kejari) Yogyakarta, Aliansyah SH menjawab pertanyaan wartawan seusai menerima berkas di kantor Jl Sukonandi, Yogyakarta, Jumat (10/2/2012).
Menurut diaambang Tedy hanya diwajibkan untuk wajib lapor setiap hari Senin hingga berkas kasusnya dilimpahkan dari Kejaksaan kepada Pengadilan.
"Tidak ditahan, karena ada permohonan dan ada jaminan dari istrinya. Ia menjamin tersangka tidak akan melarikan diri, melakukan perbuatan lagi atau menghilangkan barang bukti. Ini sudah prosedur sehingga kita kabulkan," terangnya di Kejari Yogyakarta.
Alainsyah mengatakan, pihaknya hanya melanjutkan apa yang sudah dilakukan penyidik Kepolisian. Ditambahkan, dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Kepolisian, Bambang Teddy dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman sekitar dua tahun kurungan penjara. "Berkas akan kita proses secepatnya dan segera diserahkan ke pengadilan," imbuhnya.
Berkas penyidikan kasus perkara penganiayaan yang melibatkan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta, Bambang Teddy telah dilimpahkan dari penyidik Polresta Yogyakarta kepada Kejaksaan Negeri (Kejari) setempat, Jumat (10/2). Berkas tersebut talah dinyatakan P-21 setelah melalui serangkaian pemeriksaan yang dilakukan penyidik sekitar dua bulan.
"Sudah P-21 kok, ada laporan kasus pengaduan diduga tindak pidana perbuatan tidak menyenangkan, ada juga penganiayaan di dalamnya. Kita terima dan hari ini sudah diserahkan ke Kejaksaan,” tegas Kapolresta Yogyakarta, Kombes Mustaqim di mapolres setempat.
Kendati telah ditetapkan sebagai tersangka, namun hingga kini penahanan kepada Bambang Tedy belum dilakukan lantaran pihak keluarga mengajukan penangguhan.
Ditemui terpisah, Kepala Seksi Pidana Umum Kejaksaan Negeri (Kasi Pidum Kejari) Yogyakarta, Aliansyah menegaskan, Bambang Tedy hanya diwajibkan untuk wajib lapor setiap hari Senin hingga berkas kasusnya dilimpahkan dari Kejaksaan kepada Pengadilan.
"Tidak ditahan, karena ada permohonan dan ada jaminan dari istrinya. Ia menjamin tersangka tidak akan melarikan diri, melakukan perbuatan lagi atau menghilangkan barang bukti. Ini sudah prosedur sehingga kita kabulkan," terangnya di Kejari Yogyakarta.
Alainsyah mengatakan, pihaknya hanya melanjutkan apa yang sudah dilakukan penyidik Kepolisian. Ditambahkan, dalam berita acara pemeriksaan (BAP) Kepolisian, Bambang Teddy dikenakan pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman sekitar dua tahun kurungan penjara. "Berkas akan kita proses secepatnya dan segera diserahkan ke pengadilan," imbuhnya.
Sementara itu, Jumat (10/2) pagi tadi, Bambang Teddy bersama ratusan massa dari FPI mendatangi Mapolresta Yogyakarta dan Kejari Yogyakarta. Hingga kini Bambang Teddy belum bersedia memberikan pernyataan kepada wartawan terkait kasus yang menjeratnya.
Ketua FPI ini berurusan dengan hukum setelah dilaporkan melakukan penganiayaan dan perbuatan tidak menyenangkan terhadap Erna Riyanti di sebuah tempat perbelanjaan di Kota Yogyakarta sekitar bulan November 2011 lalu. Menurut keterangan korban, saat itu dirinya dipukul dan diludahi oleh Bambang Teddy.
Latar belakang permasalahan ini sendiri merupakan buntut atas pelaporan Erna Riyanti kepada pimpinan FPI pusat, Habib Riziq terkait utang piutang antara dirinnya dan istri Bambang Teddy sebesar Rp 56 juta yang membuat Habib Riziq langsung menegur Ketua FPI Yogyakarta tersebut.
Puluhan massa anggota Front Pembela Islam (FPI) Yogyakarta mendatangi Kejaksaan Negeri Yogyakarta. Mereka hendak memberikan dukungan kepada ketuanya Bambang Tedy yang dilaporkan ke polisi dengan tuduhan melakukan perbuatan tidak menyenangan.
Massa FPI yang sebagian menggunakan pakaian putih dan celana panjang warna putih, berpeci serta mengendarai sepeda motor dan mobil. Mereka itu pertama kali mendatangi Yogyakarta
Di Mapolresta, mereka ingin mendampingi ketuanya Bambang Tedy yang telah menjadi tersangka kasus dugaan penganiayaan dan melakukan perbuatan tidak menyenangkan.
Sekelompok orang tergabung dalam Front Pembela Islam (FPI) mendatangi Polresta Yogyakarta, Jumat (10/2) sekitar pukul 09.30. Mereka datang guna memberikan dukungan terhadap Bambang Tedy yang dilaporkan ke polisi sebab melakukan tindakan tidak menyenangkan.
"Proses sudah P21 (lengkap), selanjutnya akan diproses di kejaksaan negeri Kota Yogyakarta. Dia datang ke sini untuk mengikuti proses tersebut,"kata Kapolresta Yogyakarta, Kombes Pol Mustaqim.
Selanjutnya pendukung Bambang Tedy mendatangi Kejaksaan Negeri Kota Yogya. Di sana mereka menunggu pertemuan yang dilakukan di dalam dengan Kejari, Kardi SH.
Pantauan Tribun Jogja, hingga pukul 11.00, pendukung FPI masih berada di lingkungan Kejari Kota Yogyakar
Ketua DPW FPI Solo, Khoirul, dilaporkan balik oleh ketua FPI DPD Yogyakarta, Bambang Teddy atas kasus penggelapan mobil operasional.
Menurut Bambang Teddy, mobil miliknya telah digunakan oleh Khoirul sejak 5 tahun lalu, namun setelah ditanyakan, mobil jenis Jeep miliknya sudah tidak ada lagi. Padahal, kata dia, itu adalah mobil yang digunakan untuk operasional kegiatan FPI.
"Saya sudah ada itikat baik untuk meminta, namun hingga sekarang mobil itu tidak pernah dikembalikan," kata Bambang saat menemui wartawan di Polres Sleman, Senin (28/11).
Selain melaporkan ketua FPI Solo, Bambang juga balik melaporkan Erna Efriyanti yang telah melaporkan dirinya di Polresta Yogyakarta, Senin pekan lalu. Bambang melaporkan Erna atas kasus pencemaran nama baik dan pembunuhan karakter.
Bambang mengungkapkan, pihaknya tidak kenal dan memiliki urusan dengan Erna, namun dirinya telah dituduh memiliki hutang. "Kalaupun ada urusan dengan dia (Erna), itu hanya urusan dengan lembaga desa, bukan dengan saya," lanjutnya.
Senin, 06 Februari 2012
Ditanya Soal Pidato SBY, Anas: Saya Akan Menjawab dengan Bekerja Keras!
Ketua Umum Partai Demokrat Anas Urbaningrum tidak mau mengomentari pernyataan Ketua Dewan Pembina PD Susilo Bambang Yudhoyono. Anas hanya berjanji akan terus bekerja dan bekerja keras demi kepentingan partai agar lebih baik.
"Saya akan terus bekerja keras, bekerja keras dan bekerja keras. Makanya untuk menjawab hal itu hanya dengan bekerja keras," kata Anas menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar Prof Denny Indrayana SH, LLM, PhD di Balai Senat UGM, Senin (6/2/2012).
Untuk konkritnya kata Anas, dirinya akan berkomitmen pada kepentingan kader yang bermanfaat untuk kepentingan rakyat.
Anas menegaskan yang paling penting dan harus digaris bawahi adalah bagaimana konsolidasi dan kerja-kerja partai itu tetap berjalan dengan baik, dengan normal. Sehingga roda organisasi bergerak sebagaimana partai yang sehat dan bekerja.
"Itu yang paling pokok," kata Anas.
Ketika ditanya apakah dewan pembina akan terus turun tangan menyelesaikan kasus di PD? Anas hanya menjawab terima kasih sebanyak tiga kali.
"Saya akan terus bekerja keras, bekerja keras dan bekerja keras. Makanya untuk menjawab hal itu hanya dengan bekerja keras," kata Anas menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar Prof Denny Indrayana SH, LLM, PhD di Balai Senat UGM, Senin (6/2/2012).
Untuk konkritnya kata Anas, dirinya akan berkomitmen pada kepentingan kader yang bermanfaat untuk kepentingan rakyat.
Anas menegaskan yang paling penting dan harus digaris bawahi adalah bagaimana konsolidasi dan kerja-kerja partai itu tetap berjalan dengan baik, dengan normal. Sehingga roda organisasi bergerak sebagaimana partai yang sehat dan bekerja.
"Itu yang paling pokok," kata Anas.
Ketika ditanya apakah dewan pembina akan terus turun tangan menyelesaikan kasus di PD? Anas hanya menjawab terima kasih sebanyak tiga kali.
Website UGM, Laman Terbaik di Indonesia
Yogyakarta - Universitas Gadjah Mada (UGM) menduduki peringkat pertama di Indonesia dan kedelapan di Asia Tenggara sebagai perguruan tinggi dengan laman terbaik. Hal ini sesuai dengan penilaian Webometrics Ranking of World Universities 31 Januari 2012.
Selain UGM, beberapa perguruan tinggi Indonesia yang juga masuk ke dalam Top South East Asia versi Webometrics adalah Institut Teknologi Bandung (ITB) peringkat ke-9, Universitas Indonesia (UI) peringkat ke-10, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) peringkat ke-26, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) peringkat ke-27.
Webometrics adalah pemeringkatan situs web perguruan tinggi seluruh dunia. Dalam pemeringkatannya webometric utamanya memperhatikan dua hal yaitu keterkenalan dan isi. Periode penilaian dilakukan dua kali dalam satu tahun, yaitu periode Januari dan periode Juli. Webometric memeringkat 20.300 perguruan tinggi di seluruh dunia.
"Kenaikan peringkat UGM menjadi nomor satu di Indonesia karena situs web UGM di www.ugm.ac.id berhasil memenuhi penilaian," kata Kepala Bidang Humas, Wijayanti S.I.P., M.Sc kepada wartawan di Kantor Humas UGM, Senin (6/2/2012).
Menurut Wiwit panggilan akrabnya ada empat indikator penilaian, yakni Size (S), yakni jumlah halaman publikasi elektronik yang terdapat dalam domain web PT; Visibility (V), atau jumlah halaman lain yang mencantumkan URL domain PT yang dinilai; Rich Files (RF), yakni relevansi sumber elektronik dengan kegiatan akademik dan publikasi PT tersebut dan Scholar (Sc), yakni jumlah publikasi dan sitasi bermutu pada domain PT.
"Untuk tahun 2012 ini, peringkat UGM naik karena karena peningkatan visibility dan scholar," katanya.
Menurut dia, scholar yang naik tak lepas dari upaya perpustakaan yang terus mengupayakan publikasi metadata karya sivitas UGM. Sedangkan kenaikan indikator pada size dan visibility juga tidak terlepas dari upaya UGM sejak tahun 2011 lalu mengajak sivitas akademika untuk memanfaatkan situs web ugm.
"Para mahasiswa UGM banyak didorong untuk memanfaatkan situs ugm.ac.id untuk mempublikasikan tulisan-tulisan mereka dan mempopulerkannya di situs jejaring sosial," katanya.
Meski peringkat laman UGM terbaik lanjut dia, hal itu bukan menjadi tujuan yang hendak dicapai. Sebab UGM lebih fokus pada pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendesiminasikan karya-karya civitas akademik.
Selain UGM, beberapa perguruan tinggi Indonesia yang juga masuk ke dalam Top South East Asia versi Webometrics adalah Institut Teknologi Bandung (ITB) peringkat ke-9, Universitas Indonesia (UI) peringkat ke-10, Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) peringkat ke-26, dan Institut Pertanian Bogor (IPB) peringkat ke-27.
Webometrics adalah pemeringkatan situs web perguruan tinggi seluruh dunia. Dalam pemeringkatannya webometric utamanya memperhatikan dua hal yaitu keterkenalan dan isi. Periode penilaian dilakukan dua kali dalam satu tahun, yaitu periode Januari dan periode Juli. Webometric memeringkat 20.300 perguruan tinggi di seluruh dunia.
"Kenaikan peringkat UGM menjadi nomor satu di Indonesia karena situs web UGM di www.ugm.ac.id berhasil memenuhi penilaian," kata Kepala Bidang Humas, Wijayanti S.I.P., M.Sc kepada wartawan di Kantor Humas UGM, Senin (6/2/2012).
Menurut Wiwit panggilan akrabnya ada empat indikator penilaian, yakni Size (S), yakni jumlah halaman publikasi elektronik yang terdapat dalam domain web PT; Visibility (V), atau jumlah halaman lain yang mencantumkan URL domain PT yang dinilai; Rich Files (RF), yakni relevansi sumber elektronik dengan kegiatan akademik dan publikasi PT tersebut dan Scholar (Sc), yakni jumlah publikasi dan sitasi bermutu pada domain PT.
"Untuk tahun 2012 ini, peringkat UGM naik karena karena peningkatan visibility dan scholar," katanya.
Menurut dia, scholar yang naik tak lepas dari upaya perpustakaan yang terus mengupayakan publikasi metadata karya sivitas UGM. Sedangkan kenaikan indikator pada size dan visibility juga tidak terlepas dari upaya UGM sejak tahun 2011 lalu mengajak sivitas akademika untuk memanfaatkan situs web ugm.
"Para mahasiswa UGM banyak didorong untuk memanfaatkan situs ugm.ac.id untuk mempublikasikan tulisan-tulisan mereka dan mempopulerkannya di situs jejaring sosial," katanya.
Meski peringkat laman UGM terbaik lanjut dia, hal itu bukan menjadi tujuan yang hendak dicapai. Sebab UGM lebih fokus pada pemanfaatan Teknologi Informasi dan Komunikasi untuk mendesiminasikan karya-karya civitas akademik.
PDIP Belum Ambil Keputusan Soal I Wayan Koster
Yogyakarta - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP belum mengambil keputusan apapun soal anggota DPR RI dari Fraksi PDIP, I Wayan Koster berkaitan dugaan kasus Wisma Atlet.
Hal itu dikatakan anggota Fraksi PDIP, Ganjar Pranowo menjawab menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar hukum, Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat, Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (6/2/2012).
"Sampai hari ini belum ada pengumuman apapun, kita berikan itu ke penegak hukum," kata Ganjar.
Ganjar mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan I Wayan Koster. Dia juga sudah berjanji akan berkompromi dengan KPK. Namun dia belum mengetahui apakah DPP PDIP akan segera menonaktifkan yang bersangkutan secepatnya atau tidak. "Belum jelas ada penonaktifan," katanya.
Menurut dia, untuk penyelesaikan dan treatment juga sama dan mudah.
"Gampang saja, aturan UU No 27/2009 biasanya kalau sudah terdakwa akan berhenti sementara. Kalau sudah terpidana itu diberhentikan dari keanggotaan DPR," kata alumnus Fakultas Hukum UGM itu.
Dia mengatakan PDIP akan memback up yang bersangkutan secara rasional, konstitusional. "Sesuai undang-undang dan tidak asal back up," pungkas dia.
Hal itu dikatakan anggota Fraksi PDIP, Ganjar Pranowo menjawab menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar hukum, Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat, Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (6/2/2012).
"Sampai hari ini belum ada pengumuman apapun, kita berikan itu ke penegak hukum," kata Ganjar.
Ganjar mengatakan pihaknya sudah bertemu dengan I Wayan Koster. Dia juga sudah berjanji akan berkompromi dengan KPK. Namun dia belum mengetahui apakah DPP PDIP akan segera menonaktifkan yang bersangkutan secepatnya atau tidak. "Belum jelas ada penonaktifan," katanya.
Menurut dia, untuk penyelesaikan dan treatment juga sama dan mudah.
"Gampang saja, aturan UU No 27/2009 biasanya kalau sudah terdakwa akan berhenti sementara. Kalau sudah terpidana itu diberhentikan dari keanggotaan DPR," kata alumnus Fakultas Hukum UGM itu.
Dia mengatakan PDIP akan memback up yang bersangkutan secara rasional, konstitusional. "Sesuai undang-undang dan tidak asal back up," pungkas dia.
Adnan Buyung : Jadi Tersangka, Angie Harus Ditahan
Yogyakarta - Pakar hukum Dr Adnan Buyung Nasution menegaskan orang-orang yang sudah menjadi tersangka dalam kasus dugaan korupsi seperti Angelina Sondakh dan yang lain seharusnya langsung ditahan saja. Hal itu dilakukan untuk mempermudah pemeriksaan termasuk mengkonfrontir dengan tersangka lainnya.
"Kalau semua sudah jadi tersangka harus ditahan saja, karena ini menyangkut perkara besar mulai dari Nazarudin dan kemudian Angie. Ini menyangkut rasa keadilan masyaraka" ungkap Adnan Buyung menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar hukum, Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat, Universitas Gadjah Mada (UGM), di Bulaksumur Yogyakarta, Senin (6/2/2012).
Menurut dia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mengejar tersangka lainnya. Jangan separuh-separuh. Semua yang terlibat harus dari diburu dan bisa dikonfrontir di dalam tahanan.
"Jangan sampai mereka keburu menghilangkan jejak. "Yang ditahan sekarang kan baru Nazarudin," katanya.
Buyung menegaskan dalam kasus Nazarudin dan Angie ada dua hal yakni ranah hukum dan politik. Namun sikap Partai Demokrat (PD) dalam dua kasus itu campur-aduk sehingga menjadi rancu.
"Kita harus membedakan mana ranah hukum dan mana politik. Kalau hukum itu akan lama. Sedang politik akan jadi beban sehingga Demokrat bisa jadi merosot," katanya.
Menurut Buyung tindakan politik yang harus dilakukan dengan memberhentikan sementara orang-orang yang tersangkut sampai pemeriksaan selesai. Namun kalau tidak tersangkut atau terlibat bisa direhabilitasi.
"Jangan dibiarkan seperti sekarang. Orang yang dimata masyarakat dan jadi opini publik sudah terlibat tetapi masih tetap bercokol. Ini tidak baik," katanya.
Buyung pun setuju kalau dalam kasus wisma atlet ini ada kesan KPK melakukan tebang pilih. "Ya apalagi," katanya.
Menurut dia, sekarang ini yang dipakai alasan adalah masih dalam proses hukum dan belum selesai. Oleh karena itu tidak bisa ditahan. "Ini bukan masalah hukum saja, tapi masalah politik juga harus diputuskan," katanya.
Dia mengatakan dalam kasus itu akan menjadi beban politik pemerintah dan beban politik bagi Partai Demokrat. Karena yang terlibat harus menyingkir dulu, harus lengser dulu untuk sementara. Dengan cara ini akan jelas, Demokrat menunjukkan kepada masyarakat konsisten dan konsekuen memberantas korupsi.
"Buat apa, buat iklan berkali-kali, tidak ada korupsi tapi pengurusnya diduga korupsi atau jadi koruptor itu gimana," sentil Buyung.
Buyung menegaskan dalam kasus tersebut tidak usah menunggu tersangka atau menunggu untuk ditahan. Sebab antara ranah politik dan hukum itu tidak dicampur-baurkan.
"Kalau masuk ranah hukum, maka menunggu keputusan pengadilan tetap, berapa lama, itu bisa lima tahun," katanya.
Menurut dia, dalam keterangan dari Nazarudin dan Yulianis sudah jelas semuanya. Kalau perlu truk yang membawa uang ke kongres PD ke Bandung itu bisa disita. "Sebab uang itu dibawa dengan dua truk. Itu dicari siapa sopirnya yang bawa," katanya.
Dia meminta KPK harus kompak. Jangan sampai ada yang setengah hati. Kasus kemarin itu tidak baik. Samad mengumumkan sendirian, mana empat ketua yang lain.
"Harus ada tanggung jawab moril, ini putusan KPK, mereka harus kompak semua. Bahwa di dalam berbeda itu tidak apa-apa, tapi di luar harus kompak sehingga kesannya manis. Kemarin kan Samad sendirian," pungkas Buyung.
"Kalau semua sudah jadi tersangka harus ditahan saja, karena ini menyangkut perkara besar mulai dari Nazarudin dan kemudian Angie. Ini menyangkut rasa keadilan masyaraka" ungkap Adnan Buyung menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar hukum, Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat, Universitas Gadjah Mada (UGM), di Bulaksumur Yogyakarta, Senin (6/2/2012).
Menurut dia, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) harus mengejar tersangka lainnya. Jangan separuh-separuh. Semua yang terlibat harus dari diburu dan bisa dikonfrontir di dalam tahanan.
"Jangan sampai mereka keburu menghilangkan jejak. "Yang ditahan sekarang kan baru Nazarudin," katanya.
Buyung menegaskan dalam kasus Nazarudin dan Angie ada dua hal yakni ranah hukum dan politik. Namun sikap Partai Demokrat (PD) dalam dua kasus itu campur-aduk sehingga menjadi rancu.
"Kita harus membedakan mana ranah hukum dan mana politik. Kalau hukum itu akan lama. Sedang politik akan jadi beban sehingga Demokrat bisa jadi merosot," katanya.
Menurut Buyung tindakan politik yang harus dilakukan dengan memberhentikan sementara orang-orang yang tersangkut sampai pemeriksaan selesai. Namun kalau tidak tersangkut atau terlibat bisa direhabilitasi.
"Jangan dibiarkan seperti sekarang. Orang yang dimata masyarakat dan jadi opini publik sudah terlibat tetapi masih tetap bercokol. Ini tidak baik," katanya.
Buyung pun setuju kalau dalam kasus wisma atlet ini ada kesan KPK melakukan tebang pilih. "Ya apalagi," katanya.
Menurut dia, sekarang ini yang dipakai alasan adalah masih dalam proses hukum dan belum selesai. Oleh karena itu tidak bisa ditahan. "Ini bukan masalah hukum saja, tapi masalah politik juga harus diputuskan," katanya.
Dia mengatakan dalam kasus itu akan menjadi beban politik pemerintah dan beban politik bagi Partai Demokrat. Karena yang terlibat harus menyingkir dulu, harus lengser dulu untuk sementara. Dengan cara ini akan jelas, Demokrat menunjukkan kepada masyarakat konsisten dan konsekuen memberantas korupsi.
"Buat apa, buat iklan berkali-kali, tidak ada korupsi tapi pengurusnya diduga korupsi atau jadi koruptor itu gimana," sentil Buyung.
Buyung menegaskan dalam kasus tersebut tidak usah menunggu tersangka atau menunggu untuk ditahan. Sebab antara ranah politik dan hukum itu tidak dicampur-baurkan.
"Kalau masuk ranah hukum, maka menunggu keputusan pengadilan tetap, berapa lama, itu bisa lima tahun," katanya.
Menurut dia, dalam keterangan dari Nazarudin dan Yulianis sudah jelas semuanya. Kalau perlu truk yang membawa uang ke kongres PD ke Bandung itu bisa disita. "Sebab uang itu dibawa dengan dua truk. Itu dicari siapa sopirnya yang bawa," katanya.
Dia meminta KPK harus kompak. Jangan sampai ada yang setengah hati. Kasus kemarin itu tidak baik. Samad mengumumkan sendirian, mana empat ketua yang lain.
"Harus ada tanggung jawab moril, ini putusan KPK, mereka harus kompak semua. Bahwa di dalam berbeda itu tidak apa-apa, tapi di luar harus kompak sehingga kesannya manis. Kemarin kan Samad sendirian," pungkas Buyung.
KPK Masih Gali Pemeriksaan Angie
Yogyakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad menegaskan saat ini KPK terus bekerja. Penyidik KPK masih menggali dari hasil penyidikan. Ada tidaknya perkembangan tergantung dari kerja penyidik KPK.
"Kita masih gali. Perkembangannya tergantung penyidik," ungkap Abraham Samad menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar hukum, Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat, Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (6/2/2012).
Ketika ditanya kapan KPK akan memanggil kembali Angelina Sondakh?
"Insya Allah dalam waktu dekat yang tidak terlalu lama," katanya.
Apakah Angie akan segera di tahan. Dia hanya tertawa sambil berjalan menuju mobil yang menjemputnya. "Ha, ha ha," kata Abraham sambil bergegas menuru tangga Balairung UGM menuju mobil.
Apakah ada kendala yang menghalangi saat ini? Dia menegaskan tidak ada yang menghalanginya.
"Kemungkinan akan ada tersangka lain?"
"Kita bergerak di wilayah hukum bukan politik," jawab dia singkat.
Dia juga menegaskan sampai saat ini KPK tidak mengalami perpecahan. Menurutnya kalaupun ada beda pendapat diantaranya pimpinan KPK itu adalah hal biasa.
Ditanya lagi, apakah pengumuman Angelina sebagai tersangka itu sudah diketahui dan disetujui pimpinan lain?
Dia mengatakan hal itu sifatnya kolegial, kolektif. Yang sudah diumumkan itu sudah menjadi keputusan pimpinan. "Semua suatu kebijakan yang disampaikan ke publik jadi keputusan kolegial," katanya.
Ketika ditanya apakah Anas bakal menjadi tersangka dan suratnya sudah ditandatangani. Abraham sekali lagi hanya tertawa.
"Insya Allah ikuti saja perkembangannya. Kita ikuti terus dan kawal terus nanti perkembangannya sebagaimana mestinya," katanya.
Apakah soal Wisma Atlet atau Hambalang? "Lihat saja perkembangannya," jawab dia singkat.
Mengapa Angie belum ditahan?
"Belum. Kita lengkapi dulu berkasnya, kalau sudah lengkap baru ditahan. Sabar saja. Insya Allah akan dilakukan. Berkasnya tergantung oleh penyidik, seberapa cepat menyelesaikannya tergantung penyidik menyelesaikan berkas. Tidak ada yagn sulit, sama saja," pungkas Abraham Samad.
"Kita masih gali. Perkembangannya tergantung penyidik," ungkap Abraham Samad menjawab pertanyaan wartawan seusai menghadiri pengukuhan guru besar hukum, Prof Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat, Universitas Gadjah Mada (UGM), Senin (6/2/2012).
Ketika ditanya kapan KPK akan memanggil kembali Angelina Sondakh?
"Insya Allah dalam waktu dekat yang tidak terlalu lama," katanya.
Apakah Angie akan segera di tahan. Dia hanya tertawa sambil berjalan menuju mobil yang menjemputnya. "Ha, ha ha," kata Abraham sambil bergegas menuru tangga Balairung UGM menuju mobil.
Apakah ada kendala yang menghalangi saat ini? Dia menegaskan tidak ada yang menghalanginya.
"Kemungkinan akan ada tersangka lain?"
"Kita bergerak di wilayah hukum bukan politik," jawab dia singkat.
Dia juga menegaskan sampai saat ini KPK tidak mengalami perpecahan. Menurutnya kalaupun ada beda pendapat diantaranya pimpinan KPK itu adalah hal biasa.
Ditanya lagi, apakah pengumuman Angelina sebagai tersangka itu sudah diketahui dan disetujui pimpinan lain?
Dia mengatakan hal itu sifatnya kolegial, kolektif. Yang sudah diumumkan itu sudah menjadi keputusan pimpinan. "Semua suatu kebijakan yang disampaikan ke publik jadi keputusan kolegial," katanya.
Ketika ditanya apakah Anas bakal menjadi tersangka dan suratnya sudah ditandatangani. Abraham sekali lagi hanya tertawa.
"Insya Allah ikuti saja perkembangannya. Kita ikuti terus dan kawal terus nanti perkembangannya sebagaimana mestinya," katanya.
Apakah soal Wisma Atlet atau Hambalang? "Lihat saja perkembangannya," jawab dia singkat.
Mengapa Angie belum ditahan?
"Belum. Kita lengkapi dulu berkasnya, kalau sudah lengkap baru ditahan. Sabar saja. Insya Allah akan dilakukan. Berkasnya tergantung oleh penyidik, seberapa cepat menyelesaikannya tergantung penyidik menyelesaikan berkas. Tidak ada yagn sulit, sama saja," pungkas Abraham Samad.
Denny Indrayana Dikukuhkan Jadi Guru Besar UGM
Yogyakarta - Wakil Menteri Hukum dan HAM Prof. Dr. Denny Indrayana SH, LLM, PhD dikukuhkan menjadi Guru Besar Fakultas Hukum Universitas Gadjah Mada (UGM). Acara pengukuhan dihadiri oleh Wakil Presiden RI Boediono bersama istri Ny Herawati Boediono.
Acara pengukuhan dilakukan di Balai Senat UGM di Bulaksumur, Senin (6/2/2012). Dalam acara pengukuhan Denny menyampaikan pidato berjudul "Sistem Presidensial Yang Adil dan Demokratis". Denny dikukuhkan sebagai Guru Besar Tata Negara di FH UGM.
Acara pengukuhan dimulai pukul 10.00 WIB. Wapres Boediono bersama istri pada pukul 09.20 WIB dari kediaman pribadi di Sawitsari Condongcatur Depok Sleman. Di Balairung UGM Boediono dan istri langsung disambut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan istri GKR Hemas. Selanjutnya mereka menuju ruang transit di Ruang Rektor UGM.
Selain wapres, hadir dalam acara pengukuhan diantaranya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mahfud MD, Menko Polhukkam Djoko Suyanto, Menristek Gusti Muhammad Hatta, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Ketua DPR Marzuki Ali, Ketua DPD RI, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketua KPK Abraham Samad, pakar dan praktisi hukum Todung Mulya Lubis, ketua Komnas HAM Ifdal Kasim, dan lain-lain.
Acara pengukuhan dilakukan di Balai Senat UGM di Bulaksumur, Senin (6/2/2012). Dalam acara pengukuhan Denny menyampaikan pidato berjudul "Sistem Presidensial Yang Adil dan Demokratis". Denny dikukuhkan sebagai Guru Besar Tata Negara di FH UGM.
Acara pengukuhan dimulai pukul 10.00 WIB. Wapres Boediono bersama istri pada pukul 09.20 WIB dari kediaman pribadi di Sawitsari Condongcatur Depok Sleman. Di Balairung UGM Boediono dan istri langsung disambut Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X dan istri GKR Hemas. Selanjutnya mereka menuju ruang transit di Ruang Rektor UGM.
Selain wapres, hadir dalam acara pengukuhan diantaranya Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) Prof. Dr. Mahfud MD, Menko Polhukkam Djoko Suyanto, Menristek Gusti Muhammad Hatta, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Ketua DPR Marzuki Ali, Ketua DPD RI, Ketua Umum DPP Partai Demokrat Anas Urbaningrum, Ketua KPK Abraham Samad, pakar dan praktisi hukum Todung Mulya Lubis, ketua Komnas HAM Ifdal Kasim, dan lain-lain.
Diminta SBY Tidak Tiarap, Anas: Makanya Hadir Ketemu Sampeyan
Yogyakarta - Dewan Pembina Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono, meminta Anas Urbaningrum tidak tiarap saat partai menghadapi masalah. Saat ditanya mengenai hal itu, Ketum DPP Partai Demokrat ini tak menjawab dengan lugas.
"Makanya (saya) hadir ketemu sampeyan seperti sekarang ini," kata Anas usai mengikuti prosesi pengukuhan Guru Besar Prof DR Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat UGM YOgyakarta, Senin (6/2/2012).
Ketika pertanyaan tersebut diulang, Anas enggan menjawab. Ia hanya mengucapkan terima kasih beberapa kali.
"Ya, terima kasih ya, terima kasih," katanya sambil berlalu.
Dalam jumpa pers di Puri Cikeas, Minggu (5/2) petang, Susilo Bambang Yudhoyono meminta Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, beserta pengurus DPP hingga jajaran pimpinan partai di daerah diperintahkan untuk tidak pasif dan tiarap terkait kasus ini.
"Harap Ketum dan DPP, Dewan Pembina, Dewan Kehormatan dan pimpinan partai di daerah untuk melakukan penjelasan yang sebenarnya. Jelaskan jangan pasif, jangan tiarap. Atas dasar apa yang berlangsung di KPK, jelaskan duduk perkaranya, jadi adil penilaian publik pada PD," kata SBY.
"Makanya (saya) hadir ketemu sampeyan seperti sekarang ini," kata Anas usai mengikuti prosesi pengukuhan Guru Besar Prof DR Denny Indrayana, SH, LLM, PhD di Balai Senat UGM YOgyakarta, Senin (6/2/2012).
Ketika pertanyaan tersebut diulang, Anas enggan menjawab. Ia hanya mengucapkan terima kasih beberapa kali.
"Ya, terima kasih ya, terima kasih," katanya sambil berlalu.
Dalam jumpa pers di Puri Cikeas, Minggu (5/2) petang, Susilo Bambang Yudhoyono meminta Ketua Umum Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, beserta pengurus DPP hingga jajaran pimpinan partai di daerah diperintahkan untuk tidak pasif dan tiarap terkait kasus ini.
"Harap Ketum dan DPP, Dewan Pembina, Dewan Kehormatan dan pimpinan partai di daerah untuk melakukan penjelasan yang sebenarnya. Jelaskan jangan pasif, jangan tiarap. Atas dasar apa yang berlangsung di KPK, jelaskan duduk perkaranya, jadi adil penilaian publik pada PD," kata SBY.
Anas Serahkan Nasib Angie ke Dewan Kehormatan PD
Yogyakarta - Anas Urbaningrum enggan berbicara panjang lebar soal karier politik Angelina Sondakh di Partai Demokrat (PD). Akankan karier Angie tamat? Sebagai ketua umum, Anas memilih menyerahkan urusan Angie ke Dewan Kehormatan PD.
"Biarkan Dewan Kehormatan yang bekerja. Mekanismenya ada di Dewan Kehormatan yang berhak. Jadi serahkan biar Dewan Kehormatan yang bekerja," kata Anas usai menghadiri pengukuhan guru besar Denny Indrayana di Balai Senat UGM, Yogyakarta, Senin (6/2/2012).
Anas juga hanya menjawab diplomatis saat ditanya tanggapannya mengenai pidato SBY yang meminta agar jajaran DPP dan dewan pembina merespons kasus wisma atlet yang tengah diusut KPK.
"Saya akan terus bekerja keras, bekerja keras dan bekerja keras. Makanya untuk menjawab hal itu hanya dengan bekerja keras," terangnya.
Lebih lanjut Anas yang sesekali menebar senyum di bibirnya saat menjawab serbuan pertanyaan wartawan ini memilih tidak berkomentar. Anas merespons terima kasih sebanyak 3 kali menutup pertanyaan wartawan yang terus mencecar mantan Ketum PB HMI ini.
"Biarkan Dewan Kehormatan yang bekerja. Mekanismenya ada di Dewan Kehormatan yang berhak. Jadi serahkan biar Dewan Kehormatan yang bekerja," kata Anas usai menghadiri pengukuhan guru besar Denny Indrayana di Balai Senat UGM, Yogyakarta, Senin (6/2/2012).
Anas juga hanya menjawab diplomatis saat ditanya tanggapannya mengenai pidato SBY yang meminta agar jajaran DPP dan dewan pembina merespons kasus wisma atlet yang tengah diusut KPK.
"Saya akan terus bekerja keras, bekerja keras dan bekerja keras. Makanya untuk menjawab hal itu hanya dengan bekerja keras," terangnya.
Lebih lanjut Anas yang sesekali menebar senyum di bibirnya saat menjawab serbuan pertanyaan wartawan ini memilih tidak berkomentar. Anas merespons terima kasih sebanyak 3 kali menutup pertanyaan wartawan yang terus mencecar mantan Ketum PB HMI ini.
Sabtu, 04 Februari 2012
Grebeg Mulud Kraton Yogya Akan Keluarkan Tujuh Gunungan
Yogyakarta - Kraton Ngayogyakarto Hadiningrat akan menggelar prosesi Grebeg Mulud tahun Wawu 1945 Jawa bertepatan pada hari Minggu (5/2/2012). Puncak acara Grebeg Mulud untuk memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW itu, Kraton Yogyakarta akan tujuh buah gunungan.
Ketujuh gunungan yang merupakan simbol berkah atau kemurahan hati raja kraton Yogyakarta kepada rakyatnya itu akan diperebutkan di tiga tempat. Sebanyak lima gunungan akan diperebutkan di halaman Masjid Besar Kauman. Satu Gunungan diperebutkan halaman kompleks Kepatihan. Satu gunungan lagi di bawa ke Kadipaten Puro Pakualaman.
Keluarnya tujuh gunungan itu sebagai berkah dalem sekaligus merupakan tanda puncak acara Sekaten," kata adik Sultan Hamengku Buwono X, GBPH Prabukusumo, Sabtu (4/2/2012).
Menurut dia, nanti malam akan dilakukan prosesi Gangsa Kondur atau kembalinya dua gamelan Kyai Naga Wilaga dan Kyai Guntur Madu ke kraton. Kedua gamelan tersebut selama satu minggu telah dibunyikan di Bangsal Pagongan di halaman Masjid Besar Kauman.
"Bersamaan gangsa kondur juga ada prosesi nyebar udik-udik atau uang logam recehan," katanya.
Dia mengatakan ketujuh gunungan itu terdiri dari 3 gunungan kakung, satu gunungan putri, satu gunungan gepak, satu gunungan darat dan satu gunungan pawuhan. Semua gunungan terbuat dari aneka macam bahan makanan seperti beras, sayur dan buah-buahan atau hasil bumi.
"Ketujuh gunungan saat itu dibuat di kompleks Magangan dan saat sudah hampir selesai pembuatan. Besok pagi gunungan akan dibawa keluar kraton melalui Siti Hinggil menuju Pagelaran," katanya.
Untuk ketiag gunungan kakung, akan diperebutkan masyarakat di tiga tempat. Pertama di Masjid Besar Kauman, di Kadipaten Pakualaman, serta masyarakat dan abdi dalem Kaprajan di komplek Kepatihan. Untuk gunungan yang diperebutkan di Kepatihan sudah yang kedua kalinya.
Ketujuh gunungan yang merupakan simbol berkah atau kemurahan hati raja kraton Yogyakarta kepada rakyatnya itu akan diperebutkan di tiga tempat. Sebanyak lima gunungan akan diperebutkan di halaman Masjid Besar Kauman. Satu Gunungan diperebutkan halaman kompleks Kepatihan. Satu gunungan lagi di bawa ke Kadipaten Puro Pakualaman.
Keluarnya tujuh gunungan itu sebagai berkah dalem sekaligus merupakan tanda puncak acara Sekaten," kata adik Sultan Hamengku Buwono X, GBPH Prabukusumo, Sabtu (4/2/2012).
Menurut dia, nanti malam akan dilakukan prosesi Gangsa Kondur atau kembalinya dua gamelan Kyai Naga Wilaga dan Kyai Guntur Madu ke kraton. Kedua gamelan tersebut selama satu minggu telah dibunyikan di Bangsal Pagongan di halaman Masjid Besar Kauman.
"Bersamaan gangsa kondur juga ada prosesi nyebar udik-udik atau uang logam recehan," katanya.
Dia mengatakan ketujuh gunungan itu terdiri dari 3 gunungan kakung, satu gunungan putri, satu gunungan gepak, satu gunungan darat dan satu gunungan pawuhan. Semua gunungan terbuat dari aneka macam bahan makanan seperti beras, sayur dan buah-buahan atau hasil bumi.
"Ketujuh gunungan saat itu dibuat di kompleks Magangan dan saat sudah hampir selesai pembuatan. Besok pagi gunungan akan dibawa keluar kraton melalui Siti Hinggil menuju Pagelaran," katanya.
Untuk ketiag gunungan kakung, akan diperebutkan masyarakat di tiga tempat. Pertama di Masjid Besar Kauman, di Kadipaten Pakualaman, serta masyarakat dan abdi dalem Kaprajan di komplek Kepatihan. Untuk gunungan yang diperebutkan di Kepatihan sudah yang kedua kalinya.
Jumat, 03 Februari 2012
Penolakan CPO Hanya Strategi Dagang AS
Yogyakarta - Penolakan ekspor Crude Palm Oil (CPO) oleh Amerika Serikat (AS) terhadap Indonesia dengan isu tidak ramah lingkungan hanyalah strategi dagang AS. Oleh karena itu, Pusat Studi Perdagangan Dunia (PSPD) Universitas Gadjah Mada (UGM) mendesak pemerintah Indonesia untuk segera mengambil sikap atas notifikasi AS yang menolak ekspor produk minyak sawit mentah.
"Soal isu lingkungan ini perlu ditanggapi segera untuk mengantisipasi dampak besar pada perekonomian dalam negeri Indonesia," ungkap Kepala PSPD Prof. Ir. Masyhuri, Ph.D di kantor kompleks Bulaksumur, Yogyakarta, Jumat (3/2/2012).
Menurut dia, isu lingkungan yang dihembuskan Environmental Protection Agency (EPA) atau otoritas urusan lingkungan AS itu adalah bagian dari strategi perang dagang. Pasalnya, isu yang sama pernah pernah dihembuskan 20-30 tahun lalu, yakni AS mengklaim minyak kelapa sawit mengandung minyak jenuh yang menyebabkan masalah kesehatan.
Namun larangan yang sempat menjalar ke AS itu akhirnya bisa dimentahkan lewat penelitian yang membuktikan bila minyak kelapa sawit menghasilkan zat anti kanker.
"Kesemua isu tersebut untuk melemahkan produk pertanian khususnya kelapa sawit dari neegara berkembang," katanya.
Menurut dia, untuk mematahkan isu lingkungan itu pihaknya merekomendasikan empat hal. Pertama, asosiasi produsen kelapa sawit segera mengadakan penelitian yang valid bila produksi kelapa sawit dapat mengurangi efek rumah kaca lebih dari 20 persen.
"Karena AS menuduh produk minyak sawit mentah Indonesia hanya bisa menurunkan efek rumah kaca 11-17 persen," kata.
Kedua lanjut Masyhuri, mengalihkan ekspor produk kelapa sawit Indonesia ke negara tujuan lain yang nilainya lebih besar. Karena total ekspor produk Indonesia ke AS hanya 68,2 juta dolar atau 0,5 persen dari total ekspor kelapa sawit yang mencapai 23,5 juta ton.
"Beberapa negara yang bisa jadi tujuan ekspor antara lain India, China, Malaysia, Bangladesh, Singapura, Mesir, Belanda, Brasil dan Kenya," katanya.
Ketiga, pemerintah juga mendesak WTO agar semua Negara anggota mematuhi prinsip perdagangan dunia yang tidak boleh ada ristriksi perdagangan teknis. keempat pemerintah harus serius mengembangkan produk industri hilir yang selama ini dianggap kurang optimal.
"Saat ini adalah momentum yang tepat bagi kita untuk mengembangkan produk industri hilir," pungkas Masyhuri.
"Soal isu lingkungan ini perlu ditanggapi segera untuk mengantisipasi dampak besar pada perekonomian dalam negeri Indonesia," ungkap Kepala PSPD Prof. Ir. Masyhuri, Ph.D di kantor kompleks Bulaksumur, Yogyakarta, Jumat (3/2/2012).
Menurut dia, isu lingkungan yang dihembuskan Environmental Protection Agency (EPA) atau otoritas urusan lingkungan AS itu adalah bagian dari strategi perang dagang. Pasalnya, isu yang sama pernah pernah dihembuskan 20-30 tahun lalu, yakni AS mengklaim minyak kelapa sawit mengandung minyak jenuh yang menyebabkan masalah kesehatan.
Namun larangan yang sempat menjalar ke AS itu akhirnya bisa dimentahkan lewat penelitian yang membuktikan bila minyak kelapa sawit menghasilkan zat anti kanker.
"Kesemua isu tersebut untuk melemahkan produk pertanian khususnya kelapa sawit dari neegara berkembang," katanya.
Menurut dia, untuk mematahkan isu lingkungan itu pihaknya merekomendasikan empat hal. Pertama, asosiasi produsen kelapa sawit segera mengadakan penelitian yang valid bila produksi kelapa sawit dapat mengurangi efek rumah kaca lebih dari 20 persen.
"Karena AS menuduh produk minyak sawit mentah Indonesia hanya bisa menurunkan efek rumah kaca 11-17 persen," kata.
Kedua lanjut Masyhuri, mengalihkan ekspor produk kelapa sawit Indonesia ke negara tujuan lain yang nilainya lebih besar. Karena total ekspor produk Indonesia ke AS hanya 68,2 juta dolar atau 0,5 persen dari total ekspor kelapa sawit yang mencapai 23,5 juta ton.
"Beberapa negara yang bisa jadi tujuan ekspor antara lain India, China, Malaysia, Bangladesh, Singapura, Mesir, Belanda, Brasil dan Kenya," katanya.
Ketiga, pemerintah juga mendesak WTO agar semua Negara anggota mematuhi prinsip perdagangan dunia yang tidak boleh ada ristriksi perdagangan teknis. keempat pemerintah harus serius mengembangkan produk industri hilir yang selama ini dianggap kurang optimal.
"Saat ini adalah momentum yang tepat bagi kita untuk mengembangkan produk industri hilir," pungkas Masyhuri.
Wapres Akan Hadiri Pengukuhan Guru Besar Denny Indrayana di UGM
Yogyakarta - Wakil Presiden (Wapres) RI, Boediono akan mengadakan kunjungan incognito ke Yogyakarta. Boediono bersama istri Ny Herawati rencananya akan menghadiri pengukuhan guru besar ilmu hukum, Universitas Gadjah Mada (UGM) Prof Dr Denny Indrayana yang juga Wakil menteri Hukum dan HAM.
Rencananya Boediono akan berangkat dari Halim Perdana Kusuma Jakarta pada hari Sabtu (4/2/2012) menggunakan pesawat Boeing 737-400. Setelah mendarat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta langsung menuju kediaman di Sawitsari Condongcatur, Depok, Sleman.
Pada hari Sabtu, 4 Februari, Boediono bersama istri hanya mengadakan kegiatan internal yakni pembuatan E-KTP oleh petugas dari Kecamatan Depok Sleman pada pukul 16.30-16.45 WIB. Demikian pula pada har Minggu 5 Februari, Boediono hanya melakukan kegiatan pribadi di kediamannya.
Baru pada hari Senin (6/2/2012), Boediono bersama istri akan menghadiri acara pengukuhan guru besar Prof Dr Denny Indrayana di Balai Senat UGM mulai pukup 10.00-12.00 WIB. Usai menghadiri acara pengukuhan guru besar dan beramah tamah dengan sivitas akademik UGM, Boediono akan kembali lagi ke kediamannya. Baru pada pukul 14.30 WIB Boediono menuju Bandara Adisutjipto Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta.
Rencananya Boediono akan berangkat dari Halim Perdana Kusuma Jakarta pada hari Sabtu (4/2/2012) menggunakan pesawat Boeing 737-400. Setelah mendarat di Bandara Adisutjipto Yogyakarta langsung menuju kediaman di Sawitsari Condongcatur, Depok, Sleman.
Pada hari Sabtu, 4 Februari, Boediono bersama istri hanya mengadakan kegiatan internal yakni pembuatan E-KTP oleh petugas dari Kecamatan Depok Sleman pada pukul 16.30-16.45 WIB. Demikian pula pada har Minggu 5 Februari, Boediono hanya melakukan kegiatan pribadi di kediamannya.
Baru pada hari Senin (6/2/2012), Boediono bersama istri akan menghadiri acara pengukuhan guru besar Prof Dr Denny Indrayana di Balai Senat UGM mulai pukup 10.00-12.00 WIB. Usai menghadiri acara pengukuhan guru besar dan beramah tamah dengan sivitas akademik UGM, Boediono akan kembali lagi ke kediamannya. Baru pada pukul 14.30 WIB Boediono menuju Bandara Adisutjipto Yogyakarta untuk kembali ke Jakarta.
Langganan:
Entri (Atom)
